Logo Header Antaranews Sumsel

Nadiem: Saya dapat khilaf tapi tak ada benih korupsi dalam diri saya

Selasa, 23 Juni 2026 15:25 WIB
Image Print
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi periode 2019-2024 Nadiem Anwar Makarim saat membacakan duplik (tanggapan terhadap replik) dalam sidang di Pengadilan Tipikor pada PN Jakpus, Selasa (23/6/2026). (ANTARA/Agatha Olivia Victoria)

Jakarta (ANTARA) - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi periode 2019-2024 Nadiem Anwar Makarim mengaku dapat khilaf, naif, maupun keliru, tetapi tidak ada satu pun benih korupsi dalam dirinya.

Pasalnya, ia menegaskan tidak akan sanggup mengkhianati negeri ini lantaran Merah Putih telah mendarah daging di dalam tubuhnya.

"Saya dibesarkan untuk tetap mencintai bangsa ini, sekalipun saya harus dikorbankan," ucap Nadiem saat membacakan duplik (tanggapan terhadap replik) dalam sidang di Pengadilan Tipikor pada PN Jakpus, Selasa.

Oleh karena itu, dia meyakini hati nurani Majelis Hakim tetap jernih sehingga dalam kejernihan tersebut, ia berdoa agar Majelis Hakim dapat melihat siapa dirinya seutuhnya.

Nadiem menyebut dirinya memang merupakan manusia dengan banyak kekurangan, namun ia adalah orang yang jujur.

Dia pun menyampaikan permohonan maaf secara tulus apabila terdapat hal-hal selama persidangan yang kurang berkenan di hati Majelis Hakim. Ia menyadari perkara yang menyeretnya tersebut terkadang membangkitkan beragam emosi.

"Apabila ada saat-saat ketika ketenangan persidangan sempat terganggu atau ketika saya terbawa perasaan, saya memohon maaf. Sebab tidak pernah sekali pun dalam hidup saya membayangkan akan berada dalam posisi seperti ini," tuturnya.



Pewarta:
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026