Logo Header Antaranews Sumsel

Pertamina Patra Niaga berdayakan warga kelola eceng gondok di Sumsel dan Jateng

Senin, 22 Juni 2026 11:37 WIB
Image Print
Tanaman eceng gondok. ANTARA/HO-PT Pertamina Patra Niaga

Jakarta (ANTARA) - PT Pertamina Patra Niaga memberdayakan warga di Sumatera Selatan dan Jawa Tengah untuk mengelola tanaman gulma jenis eceng gondok (Eichhornia crassipes) menjadi bernilai tambah sekaligus berkontribusi dalam pelestarian lingkungan.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun, dalam keterangannya di Jakarta, Senin, mengatakan melalui program pemberdayaan itu, pihaknya berupaya mengubah tantangan lingkungan menjadi peluang, yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong lahirnya inovasi berbasis potensi daerah.

Di Sumatera Selatan, program Eceng Gondok Research and Creative Center (ERCC), yang dilaksanakan Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju bersama kelompok Anak-Anak Kreatif Untuk Bangsa (Ankubas) sejak 2023, telah mengolah biomassa eceng gondok menjadi pengharum ruangan bernama Ankubas Scents.

Melalui pendekatan riset dan inovasi, pengharum tersebut dipasarkan melalui jaringan usaha lokal, mitra pencucian mobil, dan platform digital.

Hingga 2025, omzet penjualan mencapai Rp50 juta dengan jangkauan pasar di Sumsel seperti Kota Palembang, Kabupaten Banyuasin, dan Kabupaten Lahat.

Di Jawa Tengah, Pertamina Patra Niaga Aviation Fuel Terminal (AFT) Adi Sumarmo menjalankan program Ecobiz Cengklik sejak 2022 di Desa Sobokerto, Boyolali, yang mengubah eceng gondok menjadi pupuk organik, pakan ternak, pakan ikan, dan biogas.

Program ini juga mendukung pertanian berkelanjutan melalui pembangunan sumur submersible tenaga surya untuk irigasi serta inovasi BERSIH (Bak Pencuci Sayur Higienis).

Hingga saat ini, Ecobiz Cengklik telah memberikan manfaat kepada 88 penerima manfaat langsung, membentuk satu kelompok tani baru, serta berkontribusi terhadap perbaikan kualitas lingkungan waduk.

Salah satu penggerak program, Khoirul Huda mengatakan saat ini, masyarakat semakin berkurang, yang memilih menjadi petani.

"Saya bersama teman-teman ingin bahwa petani bisa sejahtera dan menjadi petani adalah pilihan," ujarnya.

Roberth menambahkan keberhasilan kedua program selaras dengan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) dan menunjukkan inovasi sosial berbasis pemberdayaan masyarakat dapat menciptakan dampak yang berkelanjutan.

"Melalui ERCC dan Ecobiz Cengklik, kami melihat bagaimana masyarakat mampu menjadi aktor utama dalam menciptakan perubahan," ujarnya.

Program-program ini, lanjutnya, membuktikan bahwa pelestarian lingkungan dan peningkatan kesejahteraan dapat berjalan beriringan.

"Inilah wujud komitmen Pertamina Patra Niaga untuk tumbuh bersama masyarakat dan menciptakan dampak yang berkelanjutan," sebut Roberth.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pertamina berdayakan warga kelola eceng gondok di Sumsel dan Jateng



Pewarta:
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026