Logo Header Antaranews Sumsel

Dinas Pertanian OKU Timur bangun sumur bor di 22 desa hadapi El Nino

Selasa, 16 Juni 2026 18:55 WIB
Image Print
Petugas penyuluh pertanian Dinas Pertanian OKU Timur gunakan mesin pompa air untuk mengaliri sawah yang mengalami kekeringan. ANTARA/Edo Purmana

Martapura (ANTARA) - Dinas Pertanian Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan (Sumsel), membangun sumur bor untuk mengaliri sawah guna memastikan petani tidak mengalami gagal panen saat menghadapi ancaman El Nino tahun 2026.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian OKU Timur Niswaturrohmah di Martapura, Sumsel, Senin, mengatakan guna menghadapi potensi kekeringan akibat fenomena El Nino pihaknya melakukan berbagai upaya untuk tetap menjaga produktivitas pertanian di wilayah itu.

"Salah satunya dengan membangun sumur bor," katanya.

Sumur bor tersebut dibangun di 22 desa yang tersebar di 17 kecamatan di OKU Timur agar sawah petani tidak mengalami kekeringan meskipun kemarau melanda.

"Saat ini sumur bor sudah mulai dikerjakan," katanya.

Selain itu, ia mengatakan pihaknya juga mengusulkan bantuan pompa air ke pemerintah pusat untuk dimanfaatkan oleh petani guna menghadapi potensi kekeringan.

"Ada sekitar 1.000 unit bantuan pompa yang kami usulkan ke Kementerian Pertanian. Mudah-mudahan saja direalisasikan dalam waktu dekat ini," katanya.

Sebelumnya, sejumlah petani di Kecamatan Semendawai Suku III, OKU Timur mengeluhkan karena sedang menghadapi kesulitan serius dalam mengaliri lahan persawahan.

Menurut Maman, salah seorang petani wilayah setempat, kondisi tersebut dipicu karena beberapa faktor antara lain tidak adanya hujan dalam beberapa waktu terakhir hingga membuat sumber air mengalami penyusutan.

"Kemudian aliran air dari irigasi juga terhenti sementara karena adanya perbaikan saluran irigasi yang belum selesai," ujar dia.

‎Ia berharap adanya solusi dari pemerintah serta perbaikan saluran irigasi bisa segera rampung agar masa tanam tidak terganggu dan petani tidak mengalami gagal panen.



Pewarta:
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026