
Pemkot Palembang terima wakaf 1500 Al Quran

Palembang (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, Sumatera Selatan, menerima wakaf 1500 Al Quran dari Badan Wakaf Al Quran (BWA) Indonesia.
Kepala Cabang BWA Palembang Hendri Abdurrahman di Palembang, Kamis, mengatakan bahwa ribuan Al Quran tersebut merupakan amanah dan titipan dari para muwakif (orang-orang yang berwakaf) yang ada di Kota Palembang.
"Bantuan ini berasal dari BWA yang merupakan titipan orang-orang yang berwakaf di Palembang. Tujuannya tidak lain adalah dalam rangka menghilangkan buta aksara Al Quran," katanya.
Menurutnya, ketersediaan fisik Al Quran menjadi faktor krusial dalam syiar Islam. Seseorang harus memiliki dan memegang Al Quran terlebih dahulu agar dapat membaca, mempelajari, hingga memahami isinya dengan baik.
Ia mengungkapkan, langkah krusial ini diambil sebagai respons atas prihatinnya data nasional terkait kemampuan membaca kitab suci umat Islam tersebut. Berdasarkan data yang dirilis Kementerian Agama (Kemenag) RI, saat ini angka buta aksara Al Quran di Indonesia masih mencapai 72 persen.
Oleh karena itu, BWA berkomitmen untuk memastikan distribusi Al Quran ini tepat sasaran, bahkan hingga menjangkau daerah-daerah terjauh dan pelosok yang selama ini sulit mengakses mushaf layak.
Hendri berharap, sinergi antara BWA dan Pemkot Palembang melalui penyerahan wakaf ini dapat membawa dampak signifikan dalam menekan angka buta huruf Al Quran, khususnya bagi masyarakat di Ibu Kota Provinsi Sumatera Selatan tersebut.
Sementara Wali Kota Palembang Ratu Dewa menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Badan Wakaf Al Quran atas kontribusinya dalam mewakafkan kitab suci Al Quran ke 30 pondok pesantren di wilayah Palembang.
Pewarta: M. Imam Pramana
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
