Logo Header Antaranews Sumsel

Sebanyak 2.013 ton beras SPHP disalurkan di OKU hingga awal Juni 2026

Rabu, 10 Juni 2026 06:56 WIB
Image Print
Bulog OKU menyalurkan beras SPHP ke pengecer di Pasar Baru Baturaja. ANTARA/Edo Purmana

Ogan Komering Ulu, Sumsel (ANTARA) - Perum Bulog Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, telah menyalurkan sebanyak 2.013 ton beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) hingga awal Juni 2026.

"Pada tahun ini hingga pekan pertama Juni 2026 tercatat sebanyak 2.013 ton beras SPHP yang sudah kami salurkan di OKU Raya meliputi tiga kabupaten yaitu OKU, OKU Timur dan OKU Selatan," kata Kepala Bulog OKU, Junirman di Baturaja, Selasa.

Dia mengatakan, beras SPHP disalurkan ke sejumlah pedagang pengecer hingga gerai-gerai pangan binaan pemerintah daerah melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) di OKU Raya.

Distribusi beras SPHP tersebut juga digulirkan dengan cara bersinergi dengan pemda serta TNI, dan Polri melalui Program GPM di tiga kabupaten tersebut.

"Pengawasan terhadap beras SPHP yang telah disalurkan oleh Bulog ini juga terus dilakukan untuk dapat menstabilkan harga beras di pasaran," tegasnya.

Dia menjelaskan beras SPHP merupakan instrumen strategis pemerintah untuk memastikan masyarakat tetap memperoleh beras dengan harga yang terjangkau.

"Oleh karena itu, penyalurannya terus kami percepat dan perluas agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata," katanya.

Menurut dia, beras SPHP saat ini sudah bisa didapat oleh masyarakat dengan mudah di pengecer pasar rakyat, pengecer di luar pasar, atau gerai angan binaan dengan harga terjangkau.

"Di GPM harga beras SPHP dijual Rp58.000/5 kg . Terkait stok beras saat ini kami memiliki persediaan sekitar 4.000 ton untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di OKU Raya hingga akhir tahun nanti," tegasnya.

Bulog juga memastikan seluruh cadangan beras pemerintah yang dikelola saat ini berada dalam kondisi aman dan siap digunakan sewaktu-waktu untuk mendukung kebijakan stabilisasi pangan nasional.



Pewarta:
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026