Logo Header Antaranews Sumsel

Gempa M7,9 di Filipina picu peringatan tsunami di pesisir Sabah

Senin, 8 Juni 2026 10:56 WIB
Image Print
Pada Senin 08 Juni 2026 pukul 06.37.42 WIB wilayah Pantai Selatan Mindanao, Filipina diguncang gempa tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M7,7. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 5,80° LU ; 125,14° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 244 kilometer arah barat laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara pada kedalaman 47 kilometer. /ANTARA/HO-BMKG (Ho)

Kuala Lumpur (ANTARA) - Departemen Meteorologi Malaysia (MET) mengeluarkan peringatan potensi terjadinya tsunami, di pesisir Sabah, Malaysia, menyusul gempa bumi magnitudo 7,9 yang terjadi di Mindanao, Filipina, Senin.

"Gelombang tsunami diperkirakan akan mencapai wilayah pesisir di Sabah, Malaysia, khususnya di Tawau, Semporna, Kunak, dan Lahad Datu antara pukul 10.30 hingga 12.00 waktu setempat," ujar Direktur Jenderal MET Malaysia Mohd Hisham bin Mohd Anip dalam pernyataan di Kuala Lumpur, Senin.

MET mengimbau masyarakat yang berada di kawasan pesisir tersebut untuk menjauhi pantai serta mengikuti arahan dari pihak berwenang setempat.

Adapun pusat gempa yang terjadi di Mindanao, Filipina, berada pada koordinat 5,7 derajat Lintang Utara dan 125,1 derajat Bujur Timur dengan kedalaman 50 km.

Lokasi gempa berada 97 km di selatan Kota Koronadal, Filipina, dan 747 km di timur Semporna, Sabah.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Malaysia keluarkan peringatan tsunami untuk pesisir Sabah



Pewarta:
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026