Logo Header Antaranews Sumsel

Bank Sumsel Babel fasilitasi penjualan Sukuk Tabungan Seri ST016

Rabu, 3 Juni 2026 15:56 WIB
Image Print
Lobby Kantor Bank Sumsel Babel. (ANTARA/Ahmad Rafli Baiduri)

Palembang (ANTARA) - Bank Sumsel Babel berkomitmen mendukung penguatan pasar keuangan syariah domestik dengan memfasilitasi penjualan instrumen investasi Sukuk Negara Tabungan seri ST016.

Rilis pers diterima ANTARA, Rabu, menyebutkan langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya korporasi menyediakan opsi investasi yang aman bagi masyarakat di wilayah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung.

Melalui kemitraan strategis ini, Bank Sumsel Babel sebagai Bank Pembangunan Daerah bertindak sebagai agen pemasar guna mempermudah akses kepemilikan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Kehadiran instrumen itu diharapkan mampu mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya perencanaan keuangan jangka panjang.

Pemerintah melalui Kementerian Keuangan menawarkan produk investasi berbasis syariah ini dalam dua pilihan tenor yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan nasabah. Opsi tersebut dirancang untuk memberikan fleksibilitas bagi para investor domestik dalam mengelola portofolio keuangan mereka.

Pilihan pertama adalah seri ST016-T2 dengan masa tenggat waktu atau tenor dua tahun yang menawarkan imbal hasil sebesar 6,05 persen per tahun. Karakteristik kupon yang bersifat mengambang dengan batasan minimal (floating with floor) ini memberikan perlindungan dari risiko inflasi bagi para investor.

Sementara itu, pilihan kedua adalah seri ST016-T4 yang memiliki tenor empat tahun dengan penawaran imbal hasil lebih tinggi, yakni sebesar 6,25 persen per tahun. Seri ini menyasar nasabah yang memproyeksikan pendanaan untuk kebutuhan jangka menengah hingga panjang, seperti persiapan dana pendidikan atau ibadah.

Manajemen Bank Sumsel Babel menetapkan bahwa batas minimal pemesanan untuk kedua produk investasi syariah ini sangat terjangkau, yaitu mulai dari Rp1.000.000. Kebijakan ini diterapkan guna membuka akses investasi seluas-luasnya bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk para investor pemula.

Masa penawaran instrumen berbasis syariah tersebut telah berlangsung sejak 8 Mei 2026 hingga resmi ditutup pada 3 Juni 2026 lalu. Antusiasme masyarakat di daerah dalam memanfaatkan sisa kuota nasional terpantau cukup tinggi karena produk ini dinilai bebas dari risiko gagal bayar.

Instrumen Sukuk Tabungan ini memiliki keunggulan kompetitif karena seluruh nilai pokok dan pembayaran imbal hasilnya dijamin penuh oleh undang-undang secara langsung oleh negara. Selain itu, Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) telah menyatakan produk tersebut sepenuhnya sesuai dengan prinsip syariah.

Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai tata cara pengelolaan administrasi atau pelaporan portofolio SBSN, Bank Sumsel Babel telah menyediakan kanal edukasi digital khusus. Nasabah dapat mengakses tautan resmi mitra distribusi yang ditunjuk untuk memantau perkembangan nilai investasi secara transparan.(***)



Pewarta:
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026