Logo Header Antaranews Sumsel

Permukiman Kemayoran terbakar, enam warga alami sesak napas

Selasa, 2 Juni 2026 06:57 WIB
Image Print
Foto udara suasana kebakaran melanda permukiman di Jalan Kemayoran Gempol, Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta, Senin (1/6/2026). Sebanyak 33 unit mobil pemadam kebakaran beserta 100 personel dikerahkan untuk menangani kebakaran yang melanda permukiman padat penduduk tersebut. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/YU

Jakarta (ANTARA) - Kepolisian Resort (Polres) Metro Jakarta Pusat mengerahkan sekitar 200 personel gabungan untuk membantu proses evakuasi warga terdampak kebakaran yang melanda permukiman padat penduduk di RW 04, Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Kepala Polres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold Hutagalung mengatakan personel dari kepolisian, TNI, pemerintah daerah, dan Brimob diterjunkan untuk membantu penyelamatan warga, mengamankan barang yang masih bisa diselamatkan, serta mendukung kelancaran proses pemadaman.

"Saat ini kami dari Kepolisian, TNI, maupun Pemda setempat juga turun langsung ke lokasi, khususnya kami dari Polres Jakarta Pusat, Polda Metro, dan tim dari Brimob turun kurang lebih sebanyak 200 personel yang turun untuk membantu evakuasi terhadap korban," kata Reynold di lokasi kejadian, Selasa dinihari.

Selain membantu evakuasi, petugas juga melakukan pengaturan lalu lintas dan penutupan sejumlah akses jalan menuju lokasi kebakaran agar mobil pemadam kebakaran dan ambulans dapat bergerak lebih cepat.

Menurut Reynold, kawasan yang terbakar merupakan permukiman padat penduduk dengan jumlah penghuni sekitar 400 hingga 500 kepala keluarga (KK). Informasi tersebut diperoleh dari pengurus RW setempat.

"Di sini memang padat penduduk di RW 04 Kelurahan Kebon Kosong ini dan tadi kami berbicara dengan ketua RW yang menyampaikan memang kurang lebih ada 400 sampai 500 KK," kata dia.

Akibat kebakaran tersebut, enam warga mengalami sesak napas karena terpapar asap tebal. Seluruh korban telah dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Hermina Kemayoran.

"Saat ini ada enam orang korban yang sesak napas akibat asap yang tebal dan sudah dibawa untuk pertolongan ke Rumah Sakit Hermina Kemayoran," ujar Reynold.

Ia berharap kondisi para korban tidak memburuk dan proses penanganan dapat berjalan optimal melalui koordinasi dengan Dinas Kesehatan dan instansi terkait.

Hingga saat ini petugas pemadam kebakaran masih melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi. Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan



Pewarta:
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026