
Inggris tingkatkan persediaan rudal untuk hadapi potensi ancaman Iran

Moskow (ANTARA) - Inggris meningkatkan persediaan rudal pertahanan udara jarak pendek Martlet sebagai persiapan menghadapi kemungkinan konflik dengan Iran, lapor The Times, Minggu (31/5).
Rudal Martlet yang dipandu laser dengan kecepatan hingga Mach 1,5 dan jangkauan lebih dari 6 kilometer, sedang dikembangkan oleh perusahaan Prancis Thales Air Defence untuk Inggris.
Sebagai rudal berpemandu multiguna, Martlet dirancang untuk digunakan pada helikopter, kapal, platform darat, serta sebagai bagian dari sistem pertahanan udara portabel yang dapat dioperasikan oleh personel.
Rudal ini memiliki berat 13 kilogram, panjang 1,3 meter, dan diameter 76 milimeter.
Menurut surat kabar tersebut, Inggris sedang mengisi kembali persediaan ratusan rudal berteknologi tinggi yang mampu menjatuhkan drone, di tengah meningkatnya risiko bahwa Iran atau kelompok-kelompok yang didukungnya dapat menyerang pangkalan-pangkalan sekutu di Timur Tengah.
Laporan itu turut melaporkan bahwa pasukan khusus Inggris yang ditempatkan di Timur Tengah akan mulai menerima rudal-rudal tersebut dalam beberapa bulan mendatang.
Adapun pada April lalu, surat kabar i Paper melaporkan, mengutip sejumlah sumber, bahwa para pejabat Inggris mengkhawatirkan kemungkinan serangan Iran terhadap pangkalan gabungan Inggris-Amerika Serikat dan kedutaan besar Inggris di Timur Tengah yang digunakan untuk koordinasi militer dengan AS, apabila konflik di kawasan semakin meningkat.
Sementara itu pada Maret, pangkalan militer Inggris di Akrotiri, Siprus, dilaporkan menjadi sasaran serangan drone. Kementerian Pertahanan Inggris menyatakan bahwa drone tersebut kemungkinan berasal dari Lebanon atau Irak.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Inggris tingkatkan persediaan rudal untuk hadapi potensi ancaman Iran
Pewarta: Kuntum Khaira Riswan
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
