Logo Header Antaranews Sumsel

AS tegaskan blokade laut terhadap Iran di Selat Hormuz tetap berlaku

Minggu, 31 Mei 2026 09:33 WIB
Image Print
Menteri Pertahanan Pete Hegseth memberikan kesaksian dalam sidang Komite Angkatan Bersenjata Senat mengenai permintaan anggaran Departemen Pertahanan untuk tahun fiskal 2027, di gedung kantor Senat Dirksen di Washington, DC pada 30 April 2026. ANTARA/Nathan Posner - Anadolu Agency/pri.

Jakarta (ANTARA) - Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Pete Hegseth menegaskan bahwa blokade angkatan laut AS terhadap Iran di Selat Hormuz masih berlaku, meskipun Presiden Donald Trump sebelumnya mengisyaratkan kemungkinan pencabutan kebijakan tersebut.

“Blokade itu masih tetap berlaku,” kata Hegseth kepada para wartawan di sela-sela Dialog Shangri-La, sebuah forum keamanan yang sedang berlangsung di Singapura, Sabtu (30/5).

Pada Jumat (29/5) Trump menulis di media sosial bahwa blokade angkatan laut AS terhadap Iran akan dicabut. Ia menambahkan bahwa dirinya akan membuat keputusan final dalam sebuah pertemuan di Situation Room Gedung Putih.

Sementara itu, Penasihat Pemimpin Tertinggi Iran, Mohsen Rezaei, menuduh Trump mengkhianati upaya diplomasi dengan tetap mempertahankan blokade tersebut serta mengajukan tuntutan yang berlebihan dalam perundingan yang sedang berlangsung dengan Iran.

Pada 28 Februari, AS dan Israel mulai melancarkan serangan bersama terhadap target-target di Iran yang menewaskan lebih dari 3.000 orang. Kemudian pada 8 April, Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata selama dua pekan.

Namun, perundingan lanjutan di Islamabad berakhir tanpa hasil yang jelas. Meski tidak ada pengumuman dimulainya kembali konflik, AS mulai memberlakukan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA



Pewarta:
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026