Logo Header Antaranews Sumsel

KSP: Dapur SPPG tidak layak harus segera diperbaiki atau ditangguhkan

Selasa, 12 Mei 2026 11:43 WIB
Image Print
Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman. ANTARA/HO-Kantor Staf Kepresidenan

Jakarta (ANTARA) - Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman menegaskan bahwa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tidak layak harus segera diperbaiki atau ditangguhkan.

Hal itu disampaikan Dudung setelah melakukan inspeksi mendadak ke dua dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di kawasan Kebon Jeruk dan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Selasa.

"Yang pertama harus kita perhatikan adalah kebersihan. KSP akan segera mengaudit secara cepat dan memverifikasi secara nasional SPPG. Nanti akan ada klasifikasi, apakah layak penuh, layak bersyarat, atau tidak layak sehingga tidak bisa operasional," ujar Dudung sebagaimana keterangan yang diterima.

Dudung menyampaikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus dikawal secara ketat agar berjalan cepat, aman, akuntabel, dan benar-benar memberi manfaat bagi anak-anak Indonesia.

Dari hasil peninjauan langsung, Dudung menyatakan masih menemukan sejumlah persoalan serius, terutama terkait kebersihan, tata kelola dapur, dan standar kesehatan pangan.

Ia menegaskan sertifikat dan proses verifikasi dapur SPPG tidak boleh berhenti pada aspek administrasi.

Menurutnya, hal yang paling penting adalah memastikan kondisi faktual di lapangan benar-benar memenuhi standar kesehatan, kebersihan, dan keamanan pangan.

"Masalah sertifikat dan verifikasi ini tidak terbatas hanya administrasi saja, tetapi harus diyakinkan betul, terutama faktor Kesehatan untuk penerima manfaat. Dua dapur yang saya sidak ini tidak layak," tegas mantan Kepala Staf Angkatan Darat itu.

Dalam sidak tersebut, Dudung menemukan beberapa kondisi yang dinilai tidak sesuai standar, antara lain area dapur yang kotor, keberadaan belatung, palet yang tidak memenuhi standar sehat, tempat pencucian yang tidak layak, ruangan dapur yang panas, serta area dapur kering, penyimpanan basah, dan gudang kering yang masih bercampur.



Pewarta:
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026