Logo Header Antaranews Sumsel

Kawal Pit Stop 2026, Kilang Plaju pastikan kesiapan personel lewat Daily Check Up

Rabu, 22 April 2026 15:12 WIB
Image Print
Kilang Plaju terus menegaskan komitmennya terhadap penerapan aspek HSSE. ANTARA/HO-PT Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju

Palembang (ANTARA) - PT Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju memperketat pengawasan kesehatan bagi seluruh pekerja dan mitra kerja melalui kewajiban Daily Check Up (DCU) demi menjamin kelancaran agenda strategis Pit Stop 2026.

Pit Stop 2026 merupakan fase penghentian operasional unit secara terencana dalam skala menengah dengan durasi yang relatif singkat. Meski berlangsung dalam tempo cepat, fase ini menuntut konsentrasi tinggi dan kondisi fisik yang prima, sehingga pemeriksaan kesehatan harian menjadi instrumen vital untuk memastikan setiap personel berada dalam status bugar untuk bekerja (fit to work).

Area Manager Communication, Relations & CSR Kilang Plaju, Siti Fauzia di Palembang, Rabu, mengatakan langkah ini merupakan manifestasi komitmen perusahaan dalam mengedepankan aspek keselamatan sebagai prioritas tertinggi selama masa pemeliharaan unit produksi.

Penerapan DCU bertujuan memastikan setiap individu yang terlibat berada dalam kondisi bugar untuk bekerja (fit to work), baik secara fisik maupun mental. Hal ini dinilai vital mengingat fase Pit Stop merupakan periode dengan intensitas pekerjaan tinggi yang menuntut fokus tajam, ketelitian, serta kesiapan optimal dari seluruh personel di lapangan.

Ia menegaskan bahwa pelaksanaan DCU bukan sekadar prosedur administratif, melainkan upaya preventif sistematis untuk memitigasi risiko kerja sejak dini.

“Melalui penerapan Daily Check Up, kami memastikan seluruh personel berada dalam kondisi prima sebelum memulai aktivitas. Ini adalah bentuk disiplin kami terhadap standar HSSE, terutama dalam momentum strategis seperti Pit Stop 2026,” ujar Siti Fauzia.

Lebih lanjut, kewajiban pemeriksaan rutin ini menjadi motor penguatan budaya keselamatan kerja (safety culture). Dengan deteksi dini melalui DCU, potensi risiko yang bersumber dari faktor kesalahan manusia (human error) dapat ditekan signifikan, sehingga seluruh rangkaian pekerjaan berjalan lebih aman dan terkendali.

Manajemen Kilang Plaju memandang keberhasilan Pit Stop tidak hanya bertumpu pada aspek teknis dan ketepatan waktu, tetapi juga pada konsistensi menjaga standar keselamatan. Oleh karena itu, HSSE ditempatkan sebagai fondasi utama dalam setiap aktivitas yang dijalankan.

Melalui pengawasan kesehatan yang ketat, Kilang Plaju optimistis agenda Pit Stop 2026 akan berlangsung lancar. Konsistensi standar HSSE ini diharapkan mampu menjaga keandalan operasional kilang secara berkelanjutan demi menjamin pemenuhan kebutuhan energi nasional. (***)



Pewarta:
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026