
Damkar Palembang siagakan 61 personel rescue khusus evakuasi hewan buas

Palembang (ANTARA) - Dinas Pemadam Kebakaran Kota Palembang, Sumatera Selatan, menyiagakan sebanyak 61 personel tim rescue khusus untuk menangani laporan gangguan hewan liar atau buas yang masuk ke permukiman warga di wilayah setempat.
Kasi Penyelamatan dan Rescue Dinas Damkar Kota Palembang Denny di Palembang, Jumat, mengungkapkan langkah ini diambil guna memastikan keselamatan masyarakat dari ancaman hewan berbahaya seperti ular, sarang tawon, hingga buaya.
"Para petugas dibekali pelatihan kemampuan khusus di luar penanganan kebakaran, terkait layanan itu," katanya.
Ia memastikan sistem penjagaan dan teknis lapangan siaga selama 24 jam penuh dalam memberikan layanan.
Ia menjelaskan bahwa para personel dibagi ke dalam jadwal piket yang ketat, petugas bersiaga setiap delapan jam sekali, kekuatan personel dalam satu pergantian waktu (shift), 16 orang petugas yang siap diterjunkan ke lapangan.
Pihak Damkar mencatat bahwa laporan terkait evakuasi hewan, terutama ular dan sarang tawon vespa, mengalami peningkatan terutama saat memasuki musim pancaroba.
"Bahkan dalam satu hari bisa terdapat 80 laporan dari masyarakat, tidak hanya hewan buas, ada juga pohon tumbang dan sebagainya, di luar kejadian kebakaran," katanya.
Ia mengimbau warga agar tidak melakukan tindakan berisiko secara mandiri jika menemukan hewan buas di lingkungan rumah.
Hingga saat ini, layanan evakuasi hewan buas oleh Dinas Damkar Palembang diberikan secara gratis sebagai bagian dari pelayanan publik non-kebakaran.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Damkar Palembang siagakan 61 personel tangani laporan hewan buas
Pewarta: M. Imam Pramana
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
