Logo Header Antaranews Sumsel

Konsistensi jadi kunci Timnas U-17 Indonesia untuk menang di Piala AFF 2026

Jumat, 10 April 2026 16:33 WIB
Image Print
Pelatih Timnas Indonesia U-17 Kurniawan Dwi Yulianto (tengah) memimpin sesi latihan di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (9/4/2026). Latihan tersebut sebagai persiapan Piala AFF U-17 di Sidoarjo dan Gresik yang berlangsung pada 11-24 April 2026. ANTARA FOTO/Rizal Hanafi/agr

Jakarta (ANTARA) - Pengamat sepak bola Indonesia Mohamad Kusnaeni, yang akrab disapa Bung Kus, mengatakan konsistensi menjadi kunci timnas U17 Indonesia untuk berprestasi di Piala AFF U17 2026 di Jawa Timur, pada 11-24 April.

"Kuncinya adalah bagaimana mengatur para pemain supaya bisa konsisten," ujar Kusnaeni di Jakarta, Jumat.

Pria berusia 59 tahun itu melanjutkan, konsistensi pertama-tama diperlukan ketika Indonesia menjalani fase grup. Di Piala AFF U17 2026, Indonesia berada di Grup A bersama Vietnam, Timor Leste dan Malaysia.

Pada pertandingan pertama, Indonesia akan menghadapi Timor Leste, Senin (13/4), dilanjutkan Malaysia, Kamis (16/4) dan Vienam, Minggu (19/4).

Dengan urutan pertandingan seperti itu, Kusnaeni menyebut timnas U17 Indonesia harus dapat mengatur ritme agar kualitas permainan konsisten bagus dari pertandingan awal.

Laga kontra Timor Leste, menurut dia, memang belum terlalu berat untuk Indonesia. Namun, setelah itu, kualitas lawan meningkat dari Malaysia hingga Vietnam. Oleh sebab itu, Kusnaeni menekankan agar intensitas permainan Indonesia tidak berubah.

"Sedapat mungkin grafik permainan meningkat. Sebisa mungkin saat melawan Vietnam kita bisa memperlihatkan permainan terbaik. Selain itu, pemain harus dijaga agar tidak ada yang cedera dan mendapatkan kartu merah," tutur dia.

Dengan begitu, Kusnaeni menilai peluang Indonesia untuk menjadi juara grup atau lolos ke semifinal turnamen semakin terbuka dan membuat peluang untuk merebut trofi tetap terjaga.

Namun, Kusnaeni menyadari, mempertahankan konsistensi apalagi di tim remaja tidak mudah. Beban berat, kata dia, berada di pundak pelatih Kurniawan Dwi Yulianto.

Kurniawan, Kusnaeni menambahkan, harus bekerja keras untuk membangun ikatan batin (chemistry) para pemainnya dan menjaga mental mereka supaya tidak terlalu cepat "naik-turun".

"Akan tetapi, berkaca dari pengalaman Kurniawan yang banyak menangani tim usia muda, tidak hanya timnas, dia mempunyai modal. Di Como, misalnya, dia sempat melatih U19. Jadi mudah-mudahan itu menjadi bekal bagi Kurniawan dan staf pelatih untuk membentuk tim sesuai dengan apa yang diinginkan," tutur dia.

Di Piala AFF U17 2026, sebanyak 12 tim peserta dibagi ke dalam tiga grup yang masing-masing berisi empat tim. Setiap juara grup otomatis melaju ke semifinal. Satu slot lain di empat besar diberikan kepada runner-up terbaik.

Indonesia sudah mengantongi gelar juara Piala AFF U17 sebanyak dua kali yakni pada edisi 2018 dan 2022 ketika turnamen tersebut masih mempertandingkan timnas U16



Pewarta:
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026