Logo Header Antaranews Sumsel

Penyintas bencana Sekumur manfaatkan kayu bekas banjir bangun perahu

Selasa, 17 Maret 2026 19:20 WIB
Image Print
Warga  penyintas bencana Muktar Sulaiman membangun perahu dengan memanfaatkan kayu bekas banjir yang tersangkut di sekitar rumahnya di Desa Sekumur, Kabupaten Aceh Tamian, Aceh, Selasa (17/3/2026). ANTARA/Aloysius Lewokeda

Aceh Tamiang, Aceh (ANTARA) - Warga penyintas bencana di Desa Sekumur, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Muktar Sulaiman memanfaatkan kayu bekas banjir untuk untuk membangun perahu guna mendukung aktivitas di sungai.

"Kayu besar ini kebetulan tersangkut di depan rumah waktu banjir, jadi saya gunakan untuk membuat perahu," kata Muktar Sulaiman saat ditemui ANTARA di Desa Sekumur, Selasa.

Kayu bekas banjir yang digunakan untuk membangun perahu itu merupakan kayu gelam (warga setempat menyebutnya kayu suling air) dengan panjang sekitar 10 meter dan diameter lebih dari satu meter.

Muktar menjelaskan bahwa pekerjaan membuat perahu bukan hal baru di keluarganya. Sejak berusia muda atau sebelum menikah dia sudah membuat perahu, meneruskan apa yang dilakukan almarhum ayahnya.

Sebelum bencana banjir pada November 2025, Muktar bahkan sudah memiliki empat perahu tak bermotor. Dua unit perahu disimpan di rumah, sedangkan dua unit lainnya terikat di tepi sungai yang bisa digunakan oleh warga setempat.

"Perahu-perahu ini juga digunakan untuk mengevakuasi warga saat banjir," katanya.

Muktar menjelaskan pengerjaan satu perahu membutuhkan waktu sekitar 20 hari. Dia berencana membanderol perahu buatannya seharga Rp4 juta per unit.

Namun, jika tidak terjual maka akan digunakan untuk menunjang kebutuhan masyarakat setempat seperti perahu-perahu buatannya yang lain.

"Jadi saya simpan saja di tepi sungai, siapa saja bisa pakai untuk mencari ikan, membantu orang-orang yang hanyut, dan lainnya," katanya.

Muktar menambahkan bahwa membuat perahu bukan menjadi mata pencaharian utama, melainkan berkebun. Namun, lahan garapan yang digunakan untuk tanaman durian, duku, dan sawit rusak akibat banjir sehingga lahan masih harus disiapkan kembali untuk berkebun.

"Setelah Lebaran baru bisa bersih-bersih lahan. Untuk saat ini, saya mau menyelesaikan perahu dulu," katanya.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Penyintas bencana Sekumur manfaatkan kayu bekas banjir bangun perahu



Pewarta:
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026