Logo Header Antaranews Sumsel

Lapas Perempuan Palembang produksi 25 kilogram tempe per hari

Selasa, 24 Februari 2026 14:46 WIB
Image Print
Kepala LPP Kelas II A Palembang Desi Andriyani. ANTARA/ M Imam Pramana

Palembang, Sumatera Selatan (ANTARA) - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Palembang, Sumatera Selatan memproduksi sebanyak 25 kilogram (kg) tempe per hari, sebagai komitmen meningkatkan produktivitas serta kemandirian warga binaan.

Kepala LPP Kelas II A Palembang Desi Andriyani di Palembang, Selasa mengatakan produksi tempe tersebut bukan sekadar aktivitas mengisi waktu luang, melainkan bagian dari program manufaktur yang dikelola secara profesional di dalam area lapas.

"Kami ingin memastikan bahwa ketika mereka bebas nanti, mereka memiliki skill nyata. Produksi tempe ini dipilih karena merupakan bahan pangan pokok yang permintaannya selalu stabil," ujarnya.

Ia menambahkan total produksi tempe tersebut jika dikalikan satu bulan bisa mencapai 750 kilogram, namun produksi juga bisa lebih tergantung jumlah pemesanan.

"Kami produksi tergantung pemesanan, jika masyarakat ingin memesan bisa secara langsung sama kami," katanya.

Menurutnya setiap hari, tim warga binaan yang telah mendapatkan pelatihan khusus memulai proses produksi. Pihaknya juga mendapatkan dukungan melalui program CSR Pertamina.

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Palembang, Sumatera Selatan memproduksi sebanyak 25 kilogram tempe per hari, sebagai komitmen meningkatkan produktivitas serta kemandirian warga binaan. ANTARA/ M Imam Pramana

Adapun hasil dari produksi tempe tersebut, akan digunakan untuk memenuhi biaya operasional lapas seperti listrik, air, dan lain-lain.

Lapas Perempuan Palembang mengharapkan program itu dapat terus berkembang, baik dari segi volume produksi maupun variasi produk olahan kedelai lainnya.

Program tersebut menjadi bukti nyata bahwa tembok penjara bukan penghalang untuk tetap produktif dan berkontribusi bagi ekonomi daerah.

Melalui pembinaan yang humanis dan berorientasi pada kemandirian, Lapas Perempuan Palembang optimistis mampu mencetak individu-individu baru yang siap berwirausaha dan diterima kembali oleh masyarakat dengan tangan terbuka.



Pewarta:
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026