Logo Header Antaranews Sumsel

Peringati bulan K3 nasional, Kilang Pertamina Plaju kumpulkan 307 kantong darah

Kamis, 12 Februari 2026 12:53 WIB
Image Print
Petugas kesehatan menunjukkan kantong darah pada kegiatan donor darah para pekerja Kilang Pertamina Plaju di Palembang, Kamis (12/2/2026). (ANTARA/HO/Kilang Pertamina Plaju)

Palembang (ANTARA) - Pekerja Kilang Pertamina Plaju, Palembang, kembali menunjukkan kepedulian sosial dengan mendonorkan darah dalam aksi kemanusiaan. Aksi tersebut merupakan wujud solidaritas pekerja, mitra kerja, dan keluarga besar PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) III Plaju dalam memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional.

Kegiatan donor darah di Gedung Aneka, Kamis (12/2/2026), mengumpulkan 307 kantong darah dari target awal 300 kantong. Jumlah tersebut setara dengan 107.450 cc darah yang siap disalurkan kepada masyarakat.

Area Manager Communication, Relations & CSR RU III Plaju, Siti Fauzia, mengatakan bahwa donor darah merupakan agenda rutin perusahaan yang diselenggarakan setiap tiga bulan.

"Tingginya partisipasi ini menunjukkan kesadaran pekerja Pertamina untuk menjadi pendonor darah semakin meningkat. Selain bermanfaat bagi yang membutuhkan, donor darah sangat baik untuk kesehatan, terutama jantung," ujar Siti Fauzia.

Ia berharap sumbangan darah tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan stok darah bagi masyarakat di Kota Palembang.

Manfaat bagi Kesehatan

Selain bentuk kemanusiaan, donor darah memberikan dampak positif bagi pendonor. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, darah yang didonorkan sangat vital bagi pasien kecelakaan, penderita anemia, talasemia, kanker, hingga pasien transplantasi organ.

Donor darah secara rutin juga membantu mendeteksi penyakit serius sejak dini. Sebelum mendonor, calon pendonor wajib menjalani pemeriksaan kesehatan guna mendeteksi potensi penyakit seperti HIV, hepatitis B dan C, sifilis, hingga malaria.

Selain itu, kegiatan ini berperan menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah. Dengan mendonorkan darah secara teratur, kekentalan darah dapat berkurang sehingga risiko penyakit jantung serta gangguan sirkulasi darah dapat menurun.



Pewarta:
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026