Artinya, pemkot ke depan tidak hanya sebagai penerima dan penyalur, tapi juga terlibat untuk mengawasi makanan MBG yang dikonsumsi benar-benar aman bagi siswa.
"Pemkot menjamin penanganan terhadap siswa yang diduga keracunan usai menyantap menu MBG untuk diberikan pelayanan kesehatan yang optimal," katanya.
Ia mengajak masyarakat dan para orang tua siswa untuk memberikan kontrol dan informasi terhadap MBG untuk menjadi evaluasi yang pemkot teruskan ke Pemerintah Pusat.
Belasan siswa SDN 178 Kota Palembang, diduga keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG). Saat ini siswa tersebut sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusri.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemkot Palembang jamin penanganan optimal siswa diduga keracunan MBG
