Logo Header Antaranews Sumsel

Indonesia butuh 12 juta talenta digital dukung teknologi AI

Kamis, 10 Juli 2025 13:29 WIB
Image Print
Wamenkomdigi Nezar Patria dalam Focused Group Discussion (FGD) bertema "Potensi Penguatan Industri Elektronika dalam Rangka Pengembangan Industri AI di Indonesia". (ANTARA/Amandine Nadja)
“AI Talent Factory ini nantinya tidak hanya mencetak tenaga ahli, tetapi juga mendukung pembangunan klaster komputasi AI nasional. Termasuk penyediaan infrastruktur seperti pusat data (data center) yang andal, serta kekuatan komputasi yang mumpuni,” kata dia.

Namun Nezar mengingatkan bahwa Indonesia masih menghadapi sejumlah tantangan utama, seperti ketersediaan infrastruktur digital, tata kelola dan keamanan data, serta kolaborasi antara pemerintah dan sektor privat dalam mendorong inovasi.

Research and Development (R&D) adalah kunci. Kita harus memperkuat sisi inovasi agar mampu bersaing secara global. AI bukan sekadar statistik dan angka, tetapi tentang bagaimana kita menciptakan solusi, membentuk ulang industri, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” kata dia.

Berdasarkan data Kementerian Komdigi, terdapat antusiasme tinggi dari masyarakat terhadap pemanfaatan teknologi AI.

Sekitar 80 persen masyarakat memiliki persepsi optimistis terhadap dampak AI dalam kehidupan sehari-hari dan pembangunan ekonomi digital ke depan.

 



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Indonesia butuh 12 juta talenta digital dukung teknologi AI

Pewarta:
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026