
Indonesia butuh 12 juta talenta digital dukung teknologi AI

Namun Nezar mengingatkan bahwa Indonesia masih menghadapi sejumlah tantangan utama, seperti ketersediaan infrastruktur digital, tata kelola dan keamanan data, serta kolaborasi antara pemerintah dan sektor privat dalam mendorong inovasi.
“Research and Development (R&D) adalah kunci. Kita harus memperkuat sisi inovasi agar mampu bersaing secara global. AI bukan sekadar statistik dan angka, tetapi tentang bagaimana kita menciptakan solusi, membentuk ulang industri, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” kata dia.
Berdasarkan data Kementerian Komdigi, terdapat antusiasme tinggi dari masyarakat terhadap pemanfaatan teknologi AI.
Sekitar 80 persen masyarakat memiliki persepsi optimistis terhadap dampak AI dalam kehidupan sehari-hari dan pembangunan ekonomi digital ke depan.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Indonesia butuh 12 juta talenta digital dukung teknologi AI
Pewarta: Amandine Nadja
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
