
Harga emas perhiasan di Baturaja capai Rp11,3 juta per suku

Di sisi lain, Toni pemilik toko emas Sinar Ogan mengungkapkan bahwa meskipun daya beli menurun, transaksi emas tetap ramai, namun lebih didominasi oleh masyarakat yang menjual emas.
"Sekarang ini masyarakat yang membeli emas rata-rata untuk kebutuhan mahar pernikahan saja. Itupun paling banyak satu suku," ungkapnya.
Saat ini masyarakat justru lebih memilih menjual emas simpanan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi di tengah lonjakan harga emas yang kian tinggi.
"Warga banyak yang lebih memilih menjual emas dari pada membeli akibat kondisi ekonomi yang belum stabil," ujarnya.
Sementara, Ria warga Baturaja mengaku, menjual emas miliknya karena harganya saat ini sedang tinggi.
"Dulu saya beli emas satu suku dengan harga Rp5.100.000. Sekarang saya jual kembali dengan keuntungan lebih dari 50 persen. Saya akan beli lagi jika nanti harga emas turun untuk simpanan investasi," kata Ria.
Pewarta: Edo Purmana
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
