Logo Header Antaranews Sumsel

Kemenkes: Pemerintah susun RAN tangani empat kanker prioritas

Selasa, 4 Februari 2025 11:48 WIB
Image Print
Ilustrasi : Dokter menunjukkan contoh bagian bawah rahim yang menjadi lokasi penyakit serviks. (ANTARA/HO-Eka Hospital)
"Dan 90 persen wanita yang teridentifikasi menderita lesi pra-kanker serviks dan kanker menerima pengobatan sesuai standar," katanya.


saat ini pihaknya melakukan perluasan program deteksi dini kanker yaitu kanker leher rahim dengan pemeriksaan IVA dan PV DNA, kanker payudara dengan SADANIS (pemeriksaan payudara klinis), SADARI (periksa payudara sendiri) dan pemeriksaan USG.

Kemudian, katanya, kanker paru dengan skrining, serta kanker usus dengan skrining dan pemeriksaan tes darah samar.

Untuk kanker pada anak, katanya, diperiksa melalui pemeriksaan mata pada usia 2-5 tahun. Selain itu pihaknya juga melakukan deteksi thalasemia melakukan pemeriksaan pada anak kelas 7 yang memiliki keluarga atau riwayat thalasemia, serta pada calon pengantin.

Oleh karena itu perlu dilakukan transformasi kesehatan yang holistik baik di tingkat pelayanan primer hingga lanjutan, dari promosi, preventif, kuratif hingga paliatif. Transformasi ini membutuhkan waktu yang cukup panjang. Oleh karena itu dibutuhkan penyusunan Rencana Kanker Nasional 2024–2034.

Target dari Rencana Kanker Nasional ini bukan hanya untuk tenaga kesehatan, katanya, namun juga industri farmasi, industri perbekalan dan peralatan kesehatan, dan masyarakat umum yang bertujuan untuk meningkatkan layanan yang holistik kepada pasien.

Menurutnya, penyediaan obat dan alat kesehatan dalam negeri merupakan hal yang penting bagi pengembangan layanan kanker.

Saat ini, katanya, dalam transformasi rujukan telah dikembangkan jejaring pengampuan untuk penyakit kanker, katanya, di mana RS Kanker Dharmais menjadi pengampu nasional dan melakukan pengembangan kapasitas untuk RS di provinsi dan RSUD kabupaten dan kota.

Menurut Nadia, melalui program pengampuan layanan kanker dilakukan peningkatan layanan kanker di rumah sakit yang ada di regional, provinsi, dan kabupaten/kota, sehingga diharapkan dapat meningkatkan akses layanan bagi publik.

Penyiapan sarana dan prasarana, katanya, juga di lakukan secara bertahap sesuai dengan peta jalan pengembangan pengampuan kanker nasional. Penyediaan peralatan seperti untuk mamografi, LINAC, CT simulator dan barchiterapi, kata Nadia, dilakukan bertahap hingga 2027.

"Melalui penyusunan Rencana Kanker Nasional, diharapkan dapat menyelaraskan langkah dan arah pembangunan layanan kanker yang komprehensif dengan tujuan yang sama," katanya.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kemenkes: Pemerintah susun RAN tangani empat kanker prioritas

Pewarta:
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026