
TNI AL terjunkan tiga ranpur Amfibi LVT bongkar pagar laut

Sementara itu, Direktur Jenderal PSDKP KKP Pung Nugroho Saksono menambahkan, bahwa hasil pembongkaran pagar ini nantinya akan dijadikan sebagai barang bukti dalam pengungkapan kasus pemagaran laut tersebut.
Selain itu, bambu-bambu yang di bongkar bisa dimanfaatkan sebagai alat pemberdayaan nelayan atau budidaya kerang.
"Sebagian bambu yang terkumpul akan dijadikan barang bukti untuk kebutuhan proses hukum. Kemudian bambu lainnya dapat dimanfaatkan oleh para masyarakat nelayan apabila membutuhkan," ungkapnya.
Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menegaskan pagar laut di perairan Tangerang, Banten, akan dibongkar secara bersama-sama setelah rapat koordinasi bersama jajaran TNI AL dan pihak terkait lainnya.
Setelah menemui Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (20/1), Trenggono melaporkan bahwa pihaknya akan melakukan rapat koordinasi bersama jajaran TNI AL pada Rabu (22/1) pagi, kemudian pada siang di hari yang sama, jajaran Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersinergi dengan TNI AL melanjutkan pembongkaran pagar laut sepanjang 30,16 kilometer di perairan tersebut.
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menegaskan pagar laut di perairan Tangerang, Banten, akan dibongkar pada Rabu (22/1) secara bersama-sama setelah rapat koordinasi bersama jajaran TNI AL dan pihak terkait lainnya.
Setelah menemui Presiden Prabowo Subianto, di Istana Kepresidenan Jakarta (20/1), Trenggono melaporkan bahwa pihaknya akan melakukan rapat koordinasi bersama jajaran TNI AL pada Rabu (22/1) pagi, kemudian pada siang di hari yang sama, jajaran Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersinergi dengan TNI AL melanjutkan pembongkaran pagar laut sepanjang 30,16 kilometer di perairan tersebut.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: TNI AL terjunkan tiga ranpur Amfibi LVT bongkar pagar laut di Banten
Pewarta: Azmi Syamsul Ma'arif
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
