Logo Header Antaranews Sumsel

Gunung Ibu masih Awas, dalam sehari terjadi puluhan gempadangkal

Jumat, 17 Januari 2025 11:23 WIB
Image Print
Erupsi Gunung Ibu di Halmahera Barat, Maluku Utara, Kamis (16/1/2025) ANTARA/HO-Badan Geologi
Menurut dia, dalam periode itu ada sembilan kali erupsi dengan tinggi kolom erupsi 3.000 – 4.000 meter di atas puncak, berwarna kelabu dengan intensitas tebal, durasi 200 – 552 detik. Beberapa kejadian erupsi diiringi suara dentuman serta gemuruh yang terdengar hingga ke Pos Pemantau Gunung Ibu dan disertai lontaran lava pijar yang mencapai radius hingga sekitar 1,5 kilometer dari bibir kawah.

"Badan Geologi masih menetapkan status aktivitas Gunung Ibu pada level IV/ Awas," kata dia.

Ia menambahkan masyarakat di sekitar Gunung Ibu maupun wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 5 kilometer dan perluasan sektoral berjarak 6 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif Gunung Ibu.

Sebagai informasi, untuk memaksimalkan upaya kedaruratan, Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari yang berlaku efektif pada 15-28 Januari 2025 dan mulai melakukan evakuasi warga ke tempat yang aman sejak terjadi peningkatan status gunung tersebut.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sampai Kamis (16/1) sore ada 182 orang sudah dievakuasi dari jumlah estimasi sekitar 3.000 orang yang berada dalam radius jangkauan erupsi gunung api itu, sebagaimana yang direkomendasikan Badan Geologi.




Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Gunung Ibu masih Awas, dalam sehari terjadi puluhan gempa dangkal

Pewarta:
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026