
Lewis Hamilton pertimbangkan tekuni dunia film setelah pensiun

Hamilton juga menjanjikan film tersebut untuk menjadi film balap yang paling dinanti dan membawa kisah asli yang memacu adrenalin penonton.
Juara dunia tujuh kali itu mengaku sebagai penikmat film. Ia menyukai film populer “Top Gun” (1986), hingga film-film balap seperti “Grand Prix” (1966), “Le Mans (1971), “Rush” (2013) dan “Ford v Ferrari” (2019).
Kariernya di F1 juga membantunya bertemu dengan orang-orang di depan dan balik layar, termasuk Pitt dan Tom Cruise, yang akhirnya menghubungkan Hamilton dengan sutradara Kosinski.
Kosinski dan Bruckheimer pun menghubungi Hamilton tak lama setelah produksi “Top Gun: Maverick” rampung, dan menawarkan kesempatan k terlibat dalam film bertema F1 dengan anggaran besar.
“Saya merasa tugas saya sebenarnya adalah membuat film ini ‘masuk akal’ … saya hanya memberi mereka nasihat tentang apa esensi olahraga balap, pandangan dari seorang penggemar balap (dan film), serta hal-hal apa yang menarik dan sebaliknya,” ujar pembalap Inggris itu.
Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
