Jalan penghubung desa di Mukomuko kembali tertimbun longsor

id jalan Penarik,tanah longsor,Penarik, Kabupaten Mukomuko,Kecamatan Penarik,berita sumsel, berita palembang, antara palembang

Jalan penghubung desa di Mukomuko kembali tertimbun longsor

Akses jalan utama yang menghubungkan dua desa di Kecamatan Penarik, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, kembali tertimbun tanah longsor, Kamis (22/9/2022) ANTARA/HO-Istimewa.

Mukomuko (ANTARA) - Akses jalan utama yang menghubungkan dua desa di Kecamatan Penarik, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, kembali tertimbun tanah longsor akibat hujan deras melanda wilayah ini.


"Kami sudah koordinasi dengan kepala desa, saat ini jalan tersebut tertimbun lagi," kata Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Mukomuko Yusup di Mukomuko, Kamis.
 
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Mukomuko sejak Selasa (20/9) menyingkir material longsor yang menutup jalan tersebut, namun bagian atas tebing masih tetap longsor.
 
Jalan penghubung Desa Sendang Mulya dengan Desa Suka Maju Kecamatan Penarik tertimbun longsor sejak Sabtu malam (17/9), kini jalan tersebut kembali tertimbun longsor.
 
Ia mengatakan, alat berat masih ada di lokasi tersebut, namun belum bisa menangani tanah longsor yang menimbun jalan penghubung dua desa tersebut.
 
"Setelah ini kami mau cari solusi untuk mengatasi tanah longsor yang menimbun akses jalan penghubung dua desa tersebut," ujarnya.
 
Selain itu, katanya, surat dari desa sudah diminta terkait kejadian longsor yang menutup akses jalan penghubung dua desa di Kecamatan Penarik.
 
Ia mengatakan, saat ini pihaknya terus berkoordinasi dengan kepala desa dan meminta mereka untuk melarang warganya melewati jalam tersebut pada malam hari saat hujan deras.
 
"Kita khawatir saat warga lewat terjadi tanah longsor, untuk itu sebaiknya warga jangan melewati jalan tersebut," ujarnya.
 
Bagi warga di wilayah ini yang keluar dari desa itu, katanya, sebaiknya melewati jalan belakang menuju Ujung Tolan. Meskipun jaraknya lebih jauh tetapi aman bagi sepeda motor.
 
Terkait dengan kondisi jembatan menuju Ujung Tolan, ia mengatakan, ada sebagian papan lantai jembatan yang rusak, tetapi sepeda motor masih bisa lewat jembatan tersebut.
 
"Kalau mobil belum bisa lewat jembatan tersebut apalagi ada muatan tidak disarankan," katanya.
 
Pihaknya akan terus berusaha bagaiamana caranya agar jalan tersebut bisa dilewati kendaraan roda empat dan roda dua, demikian Yusup.
Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2022