BPJAMSOSTEK Sumbagsel gelar pemeriksaan kesehatan gratis

id BPJAMSOSTEK ,tenaga kerja,BPJS Ketenagakerjaan,pemeriksaan kesehatan gratis,peserta BPJAMSOSTEK sUMBAGSEL

BPJAMSOSTEK Sumbagsel gelar pemeriksaan kesehatan gratis

Pemeriksaan kesehatan gratis secara serentak di kantor cabang BPJAMSOSTEK lima provinsi Sumatera Bagian Selatan yang dirilis secara virtual, Senin (6/12/21). (ANTARA/HO/21)

Palembang (ANTARA) - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) menggelar pemeriksaan kesehatan secara gratis untuk peserta di lima provinsi Sumatera Bagian Selatan.

Deputi Direktur BPJAMSOSTEK Wilayah Sumbagsel Surya Rizal di Palembang, Selasa, mengatakan, kegiatan dalam rangka menyemarakan HUT ke-44 BPJS Ketenagakerjaan itu dilakukan secara serentak di delapan kantor cabang yang tersebar di Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) meliputi Sumatera Selatan, Jambi, Lampung, Bengkulu dan Bangka Belitung

"Dengan pemeriksaan gtaris ini diharapkan peserta mengetahui kondisi kesehatannya agar lebih baik lagi dalam menjaga kesehatan pribadinya,” kata dia.

Dalam kesempatan tersebut, Surya mengingatkan pentingnya bagi pekerja menjadi peserta BPJAMSOSTEK yang memiliki empat program perlindungan yakni Jaminan Kematian, Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Hari Tua dan Jaminan Pensiun.

BPJS Ketenagakerjaan sebagai badan yang dipercaya negara tentunya akan berupaya meningkatkan pelayanan ke peserta, termasuk memberikan manfaat tambahan.

Kepuasan peserta merupakan tujuan BPJAMSOSTEK sehingga terus berinovasi dalam meningkatkan pelayanan kepada peserta, kata Surya.

Semangat ini sesuai dengan tema HUT ke-44 BPJS Ketenagakerjaan yakni adaptif dan solutif yang salah satu inovasinya dengan menghadirkan aplikasi Jamsostek Mobile (JMO). 

Dalam aplikasi ini, pekerja mendapatkan kemudahan untuk mendaftar, membayar iuran dan melakukan klaim sejak September 2021 karena dapat dilakukan secara online.

"Ini merupakan alat yang digunakan BPJamsostek untuk menjangkau semua peserta. Harapan kami dengan JMO ini mampu menshifting pembayaran klaim menjadi online dan lebih ringkas,” kata dia.

Karena beragam kemudahan tersebut, Rizal menilai sejatinya tidak ada alasan bagi pengusaha untuk tidak mendaftarkan pekerjanya sebagai peserta jaminan sosial tersebut.

Selain melindungi pekerja, sebenarnya ini juga menguntungkan pengusaha karena tenaga kerja dapat bekerja dengan tenang sehingga dapat meningkatkan produktivitas, katanya.

Sementara itu, BPJAMSOSTEK menargetkan terjadi penambahan peserta sebanyak 5 juta orang pada 2021 untuk mendukung target pemerintah yakni 50 persen tenaga kerja harus terlindungi dalam kurun lima tahun ke depan.

Untuk mencapai target itu, BPJAMSOSTEK membidik pekerja dari sektor informal dan pelaku UMKM.
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2022