Romantisme senja musim gugur dalam koleksi fesyen "Autumn Sonnet"

id Autumn Sonnet,gaya retro vintage,Jakarta Fashion Week 2022,berita sumsel, berita palembang, antara palembang,Romantisme senja,musim gugur

Romantisme senja musim gugur dalam koleksi fesyen "Autumn Sonnet"

"Autumn Sonnet" dari Nona dihadirkan di Jakarta Fashion Week 2022. ANTARA/Handout/aa.

Jakarta (ANTARA) - Jenama lokal untuk fesyen perempuan, Nona, tampil di Jakarta Fashion Week 2022 yang diselenggarakan secara virtual pada 25-28 November 2021. Ini adalah kali pertama jenama Nona berpartisipasi dalam gelaran mode besar di Indonesia tersebut.

Pada gelaran ini, Nona menghadirkan koleksi yang terinspirasi dari keindahan dan romantisme senja di musim gugur dengan gaya retro vintage. Koleksi yang diberi nama "Autumn Sonnet" ini dijual eksklusif di Lazada.

“Kami sangat bangga mendapatkan kesempatan untuk menampilkan karya kami mewakili desainer lokal Indonesia di Jakarta Fashion Week 2022. Dalam penyelenggaraan perdana ini, kami ingin menunjukkan keunikan dan keistimewaan Nona dalam koleksi yang kami bawakan. Semoga koleksi ini dapat dinikmati dan membawa inspirasi baru bagi para penikmat mode,” ungkap Founder Nona Loose Fashion, Andani Agni Putri, dikutip dari keterangan resmi, Minggu.

Pagelaran "Autumn Sonnet" ini diramaikan penyanyi Alika Islamadina dan pemengaruh Dewisya sebagai muse Nona di gelaran JFW 2022. Karakter dari dua publik figur ini dinilai dapat merepresentasikan ciri khas dan indentititas Nona yang tak lekang dimakan waktu, versatile, dan modis.

Selain terinspirasi dari keindahan musim gugur, koleksi Nona kali ini juga terilhami dari Soneta, sastra puisi klasik dari sastrawan Italia yang terdiri dari 14 bait yang mengekspresikan ketulusan dan kesopanan cinta. Empat belas bait yang ada di soneta ini pun tercerminkan dalam 14 warna dasar yang dihadirkan pada Koleksi Autumn Sonnet ini. Warna-warna yang dipilih mewakili warna musim gugur seperti hijau, emas, dan merah tua.

Untuk koleksi Autumn Sonnet ini, Nona berkolaborasi dengan ilustrator lokal, Meisaroh, untuk menciptakan motif-motif yang sesuai dengan tema dan ciri khas nona. Motif-motif yang dihasilkan dalam desain ini merupakan motif perulangan yang diharapkan dapat merepresentasikan sebuah ritme dalam puisi soneta.

“Melalui inspirasi ini, Nona menciptakan rangkaian koleksi yang romantis, fun dan fresh untuk JFW 2020. Kami berusaha untuk menyuguhkan inovasi dan kreatifitas tak terbatas dengan memadukan material yang digunakan serta permainan warna dan motif pada koleksi kali ini”, ujar Andani.

Koleksi Autumn Sonnet hadir dalam 27 produk dengan 16 tampilan, yang terdiri dari produk rajutan, housewear, jaket, gaun, gaun kemeja, atasan satin, atasan dan gaun katun, celana denim dan rok edgy.
Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2022