Kabupaten Muba kucurkan dana hibah Rp10 miliar ke 73 pondok pesantren

id pondok pesantren,musi banyuasin,kabupaten musi banyuasin,muba,kabupaten muba

Kabupaten Muba kucurkan dana hibah Rp10 miliar ke 73 pondok pesantren

Plt Bupati Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Beni Hernedi pada peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2021 di Kecamatan Tungkal Jaya, Selasa, (ANTARA/HO-Pemkab Muba)

Palembang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, mengucurkan dana hibah senilai Rp10 miliar untuk pengembangan 73 pondok pesantren pada 2021.

Plt Bupati Bupati Musi Banyuasin (Muba) Beni Hernedi pada acara Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2021 di Kecamatan Tungkal Jaya, Selasa, mengatakan pemkab memiliki kepedulian terhadap pengembangan pondok pesantren, yang diwujudkan dengan pendirian Ponpes Salamun Aitam khusus santri yatim piatu dan dhuafa pada 2018.

Para santri yang menempuh studi di ponpes tak serupiah pun dipungut biaya. Semua digratiskan, mulai biaya sekolah hingga urusan mondok, kata dia.

Kemudian, perhatian itu berlanjut dengan membantu dana operasional puluhan pondok pesantren di Muba untuk mendorong peningkatan kualitas SDM.

Beni mengatakan Presiden Joko Widodo dalam waktu dekat akan mengeluarkan UU terkait ponpes, bahkan presiden sudah menandatangani dana abadi pesantren yang bertujuan menjamin penyelenggaraan pesantren.

Dalam aturan disebutkan pembiayaan dan anggaran bagi ponpes wajib dialokasikan pemerintah daerah.

Belum ada aturan wajib dari pemerintah pusat saja. Pemkab Muba sudah  menganggarkan, apalagi ini jelas akan ada aturan wajibnya, kata Beni.

Terkait ini pemkab akan membuat regulasi agar tidak ada penyalagunaan dalam penggunanaan dana hibah.

Sementara Ketua Forum Ponpes KH Muhammad Nur Hidayat mengatakan bukan hanya alokasi dana hibah, pondok pesantren juga dibantu beras selama COVID-19. Pada tahap pertama sebanyak 50 ton beras dan tahap kedua sebanyak 60,5 ton beras.

Kemudian Pemkab Muba juga memberikan bantuan tunai langsung untuk 1.000 orang ustadz dan ustadzah senilai total Rp1,8 miliar.

“Semoga kepedulian pemerintah ini terus berlanjut demi majunya kegiatan di Pondok Pesantren,” kata dia.

 
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2021