Tim Inafis Polres OKU evakuasi jasad wanita muda tewas gantung diri di kamar kos

id Proses evakuasi, gantung diri, olah TKP, tewas tergantung, TimInafis Polres OKU

Tim Inafis Polres OKU evakuasi jasad wanita muda tewas gantung diri di kamar kos

Tim Inafis Polres OKU mengevakuasi jasad korban ke Rumah Sakit Ibnu Sutowo Baturaja, Minggu. (ANTARA/Edo Purmana/21)

Dugaan sementara korban tewas diduga karena gantung diri
Baturaja (ANTARA) - Tim Inafis Polres Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, mengevakuasi jasad seorang wanita muda yang ditemukan tewas tergantung di kamar kosan kawasan Gotong Royong pada Minggu (24/10) pukul 09.30 WIB.

Kasi Humas Polres Ogan Komering Ulu (OKU) AKP Mardi Nursal di Baturaja, Minggu, mengatakan korban diketahui bernama Herna Juwita (29) Warga Jalan Gotong Royong, Lorong Ayip Husin, Kelurahan Kemalaraja, Kecamatan Baturaja Timur yang tewas tergantung di kamar kosannya.

"Dugaan sementara korban tewas diduga karena gantung diri," katanya.

Dia menjelaskan, korban pertama kali ditemukan tewas tergantung dengan kain warna coklat di kusen pintu belakang kosannya oleh saksi atas nama Fauzi warga setempat.

"Anggota kami telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan sudah membawa jenazah ke kamar mayat RSUD Ibnu Sutowo Baturaja," jelasnya.

Menurut dia, berdasarkan dari hasil visum luar tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik di tubuh korban sehingga diduga korban tewas karena gantung diri.

Di TKP juga polisi tidak menemukan benda mencurigakan yang mengarahkan pada perbuatan pembunuhan, hanya mendapati sejumlah barang bukti seperti satu bungkus rokok sampurna, kain warna cokelat, cincin emas dan satu buah jam tangan.

"Namun, kami tetap melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab kematian korban," tegasnya.

Sementara itu, menurut Heriyanto, adik kandung korban mengatakan bahwa kakak perempuannya itu sempat menelponnya sebanyak dua kali pada Sabtu (23/10) sekitar pukul 01.30 WIB.

"Setahu kami korban tidak ada musuh dan tidak pernah menceritakan tentang masalah apapun kepada kami. Oleh karena itu kami benar-benar kaget kalau dia berbuat nekat seperti ini," ujar Heriyanto.
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2021