Petugas evakuasi jasad seorang warga yang tenggelam di Sungai Ogan

id orang tenggelam,sungai ogan,kecelakaan perairan

Petugas evakuasi jasad seorang  warga yang tenggelam di Sungai Ogan

Petugas SAR mengevakuasi jenazah seorang warga yang tenggelam di Sungai Ogan di Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, Sabtu (18/9/2021). (ANTARA/Edo Purmana)

Baturaja (ANTARA) - Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, mengevakuasi jasad seorang warga asal Jawa Barat yang tenggelam di Sungai Ogan pada Kamis (16/9) pagi.

"Jasad korban ditemukan pagi tadi sekitar pukul 07.30 WIB," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Ogan Komering Ulu Amzar Kristopa di Baturaja, Sabtu.

Menurut dia, jasad warga berusia 27 tahun itu ditemukan di wilayah Desa Keban Agung, Kecamatan Semidang Aji, sekitar delapan kilometer dari lokasi korban tenggelam.

Herman, seorang warga Desa Keban Agung, mengatakan bahwa jasad korban ditemukan mengambang di Sungai Ogan oleh warga yang sedang mandi.

"Saat ditemukan kondisi jenazah korban sudah membengkak," katanya.

Tim petugas yang terdiri atas 30 personel berusaha menemukan jasad korban dengan menyusuri Sungai Ogan menggunakan perahu karet. Petugas juga melakukan penyelaman di area sungai tempat korban dilaporkan terseret arus di wilayah di Desa Padang Bindu, Kecamatan Semidang Aji.

"Kami dibantu warga telah berjuang sekuat tenaga mencari korban saat pertama kali hanyut di sungai. Namun karena kondisi debit air Sungai Ogan sedang tinggi, tim SAR gabungan kesulitan melakukan tugasnya," kata Amzar.

Jenazah korban saat ini sudah diserahkan ke perusahaan pelaksana pembangunan menara saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTET) tempat dia bekerja. Rencananya jenazah korban dibawa ke kampung halamannya di Jawa Barat untuk dimakamkan.

"Kami berharap kejadian serupa tidak terulang kembali. Untuk itu, kepada warga, khususnya pendatang, diimbau agar berhati-hati saat mandi di Sungai Ogan," kata Amzar.
Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2021