Film komedi "Detektif Jaga Jarak" mulai proses produksi

id detektif jaga jarak,film,film indonesia

Film komedi "Detektif Jaga Jarak" mulai  proses produksi

Proses produksi "Detektif Jaga Jarak" yang dimulai pekan ini. (ANTARA/HO)

Jakarta (ANTARA) - Seven Sunday Films berkolaborasi dengan Temata Studios mengumumkan produksi film terbaru, “Detektif Jaga Jarak”.

"Detektif Jaga Jarak" sudah memulai syuting dengan protokol kesehatan ketat pada 11 September 2021. Syuting berlangsung selama total 15 hari di Bogor dan sekitarnya.

Mengutip keterangannya pada Rabu, film drama komedi ini akan dibintangi oleh Marthino Lio, Bima Sena, Hana Malasan, Tubagus Ali, Givina Lukita dengan penampilan spesial dari Debby Sahertian dan Unang Bagito.

Film ini disutradarai dan ditulis skenarionya oleh pemenang Piala Citra, Rahabi Mandra, dan dijadwalkan tayang di bioskop pada Februari 2022.

"Kami sudah lama ingin membuat film komedi, kemudian Rahabi Mandra (Abi) datang dengan ide ceritanya. Setelah berdiskusi, kami sepakat bahwa idenya menarik untuk difilmkan," kata produser Rodney Louis Vincent.

Berkisah tentang Almond Surendra (Marthino Lio), seorang konsultan pernikahan yang sangat berusaha dalam mempertahankan rumah tangga kliennya. Menurutnya, pernikahan merupakan suatu hal yang sakral dan wajib diperjuangkan.

Tahun ini Almond berkeinginan untuk meminang dan menikahi Arum (Givina Lukita), perempuan idaman dan sahabat masa kecilnya. Orang tua Arum sudah sering meminta agar Arum segera menikah.

Namun, rencana tinggal rencana, pandemi yang terjadi membuat Almond untuk berusaha keras lagi dalam mencari rezeki. Usaha konsultasi pernikahan yang ia bangun dan berkantor di Ruko pun bangkrut. Almond harus menghadapi keadaan yang sulit, jatuh ke titik nol dalam dirinya dengan kondisi pandemi yang entah kapan berakhir.

Ia lalu bertemu dengan Takdir (Bimasena) bersama Bro anjing pug kesayangannya.

Takdir seorang pengamen jalanan yang menyambung hidupnya dengan menjadi mata mata yang dibayar untuk menyelidiki perselingkuhan dari beberapa pasangan. Melihat pekerjaan Takdir yang tidak biasa, bagaimana bisa menguntungkan dari rasa sakitnya selingkuh membuat Almond awalnya tidak ingin terlibat.

Tapi saat ia melihat hasilnya, dan harapannya akan pernikahannya dengan Arum, akhirnya Almond ikut untuk menjadi ”detektif” seperti Takdir. Bahkan dengan bekal konsultan pernikahan ia lebih bisa menilai dan memberikan cara untuk membuktikan perselingkuhan dari beberapa kliennya.

"Kami ingin membuat sesuatu yang ringan, dengan dasar ide yang mungkin dianggap orang nggak ringan yaitu tentang perselingkuhan. Dari awalnya lucu-lucuan melihat fenomena di sekitar, ternyata kami menggali lebih dalam dan menemukan bahwa banyak hal tentang hidup yang bisa dibahas. Kami ingin menyentuh denyut nadi masyarakat melalui cerita ini," kata sutradara Rahabi Mandra.

 
Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2021