Dua pelajar dilaporkan meninggal tenggelam di Mukomuko

id Mukomuko,pelajar mukomuko tenggelam,pelajar tenggelam

Dua pelajar dilaporkan meninggal tenggelam di Mukomuko

Sejumlah masyarakat mengevakuasi seorang pelajar yang tenggelam di Sungai Air Dikit, Kabupaten Mukomuko. Dok.Antarabengkulu,com

Mukomuko (ANTARA) - Kepolisian Resor Mukomuko, Polda Bengkulu melaporkan dua pelajar meninggal dunia akibat tenggelam di sungai dan kolam renang di daerah ini sejak beberapa hari terakhir.

Dua pelajar ini, yakni Meilita Anggita Putri (6) pelajar di lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD) asal Selaut V, dan Dawam Arahim Sadewa (16) pelajar sekolah menengah di Kecamatan Penarik.

Kapolres Mukomuko AKBP Andy Arisandi dalam keterangannya, di Mukomuko, Senin, mengatakan Meilita Anggita Putri meninggal dunia akibat tenggelam di kolam renang di Desa Pauh Terenja, dan Dawam Arahim Sadewa di Sungai Air Dikit di Desa Penarik pada Minggu (20/6).

Pelajar dari lembaga PAUD asal Silaut V, Provinsi Sumatera Barat ini, tenggelam pada Minggu siang sekitar pukul 12.30 WIB di dalam sebuah kolam renang sedalam 140 sentimeter.

Kemudian tindakan yang diambil oleh personel Polsek Mukomuko Utara mencari data, lalu memanggil Sinto sebagai pemilik kolam renang Abadi Water Park di Desa Pauh Terenjah.

Kemudian Dawam Arahim Sadewa (16) pelajar sekolah menengah atas meninggal dunia akibat tenggelam di Sungai Air Dikit di Desa Penarik, Kecamatan Penarik pada Minggu (20/6) siang sekitar pukul 13.00 WIB.

Ia menyebutkan, tempat kejadian korban ini tenggelam berada di sekitar tempat usaha tambang batu atau kuari milik Maskur di Sungai Air Dikit, Desa Penarik, Kecamatan Penarik.

Sedangkan kronologis kejadian saat korban Dewa bermain dan mandi bersama kelima kawannya di Sungai Air Dikit, di Desa Penarik yang berada di lokasi di bawah kuari Maskur.

Pada saat mandi, korban ini tenggelam terbawa arus air, kemudian Adrian sempat berusaha menarik tangan korban, namun tetap lepas dan akhirnya korban tenggelam, baru sekitar satu jam anggota polsek dan masyarakat mencari bantuan orang yang bisa menyelam untuk menemukan korban.

Kemudian anggota polsek dan masyarakat membawa korban ke Puskesmas Lubuk Mukti Penarik, setelah dicek oleh dokter puskesmas korban dinyatakan meninggal dunia, dan atas permintaan keluarga korban meminta anggota penarik mengantarkan jenazah ke rumah duka di Desa Marga Mukti, Kecamatan Penarik.
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar