Pencarian pelajar Bogor hilang tenggelam di laut Sukabumi belum membuahkan hasil

id Kecelakaan Laut ,Operasi SAR ,Pantai Citepus,Tim SAR Gabungan,Palabuhanratu

Pencarian pelajar Bogor hilang tenggelam di laut Sukabumi belum membuahkan hasil

Hari kedua atau Kamis, (17/6) pencarian tim SAR gabungan melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian hilang tenggelamnya korban yakni M Haris di Pantai Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jabar. (ANTARA/HO/Tim SAR)

Sukabumi, Jabar (ANTARA) - Pencarian pelajar asal Kabupaten Bogor yang hilang tenggelam di laut Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, tepatnya di Pantai Citepus di hari kedua pada Kamis, oleh tim SAR gabungan belum membuahkan hasil atau nihil.

"Pencarian korban kecelakaan laut di Pantai Citepus, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu yakni M Haris (17) pelajar asal Kabupaten Bogor dilakukan di beberapa titik oleh Tim SAR gabungan, namun hingga hari menjelang malam belum membuah hasil," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi SAR Hendra Sudirman di Sukabumi, Kamis.

Menurutnya, personel SAR yang melakukan pencarian dibagi menjadi dua tim yakni penyisiran di darat dan laut sekitar lokasi hilang tenggelamnya korban, namun menjelang petang operasi SAR dihentikan sementara dan dilanjutkan dengan pemantauan.

Personel SAR yang melakukan pencarian tim pertama menyisir lokasi kejadian dengan luas area 8 NM² menggunakan rubber boat dan untuk tim kedua melakukan penyisiran visual di pesisir pantai sejauh kurang lebih 4 km dari lokasi kejadian.

Sampai operasi SAR dihentikan sementara, tim SAR baik yang bertugas di laut maupun di darat belum menemukan atau melihat tanda-tanda keberadaan tubuh korban. "Pencarian akan kami lanjutkan esok hari pada Jumat, (18/6), diharapkan korban bisa segera ditemukan dan kami mohon doanya," tambahnya.

Sementara, Ketua Forum Koordinasi SAR Daerah (FKSD) Kabupaten Sukabumi Okih Fajri mengatakan pada operasi SAR ini pihaknya menurunkan puluhan personelnya untuk bergabung dengan personel SAR yang datang dari berbagai lembaga dan komunitas.

Di hari kedua ini, lima personelnya melakukan pencarian dengan menggunakan perahu congkreng dengan area pencarian sekitar 4-6 mill laut dan untuk tim yang di darat di bagi menjadi dua tim dengan melakukan penyisiran ke arah selatan (arah Palabuhanratu) dan ke arah SBH yang masing-masing delapan personel. Kemudian sebagian lagi bersiaga di tempat kejadian musibah (kecelakaan laut).

Pada operasi SAR gabungan berasal dari Pos SAR Sukabumi, BPBD Kabupaten Sukabumi, Damkar, Polair Polres Sukabumi, Koramil Palabuhanratu, Balawista, Siberu, ACT Sukabumi, Sarda, Karang Taruna Citepus, HNSI, Pramuka Peduli, Catatan Cakrawala, IEA, Khatulistiwa, RAPI dan juga dibantu keluarga korban.

Sebelumnya, korban hilang tenggelam pada Rabu (16/6) sekitar pukul 05.30 WIB saat berenang di Pantai Istiqomah Citepus bersama rekan-rekannya. Saat asyik bermain korban tidak sadar tubuh sudah berada jauh dari bibir pantai dan tiba-tiba datang arus deras dan ombak tinggi yang menggulung dirinya.

Korban pun mencoba meminta tolong dan salah seorang rekannya bernama Aldy mencoba membantunya, tapi karena derasnya arus tangan korban pun terlepas dari genggaman rekannya dan akhirnya hilang tenggelam. 
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar