Pemprov Sumsel perbaiki jalan rusak menuju OKU Selatan

id sumsel,sumatera selatan,jalan rusak,jalan longsor,pemprov sumsel,gubernur sumsel,jalan

Pemprov Sumsel perbaiki jalan rusak menuju OKU Selatan

Gubernur Sumsel Herman Deru. (ANTARA/HO/21)

Palembang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel)  memperbaiki ruas jalan rusak yang menghubungkan antara Kecamatan Sungai Are dan Kecamatan Sindang Danau menuju Kota Muaradua, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan.

 Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru di Palembang, Selasa, mengatakan pemprov segera memperbaiki kerusakan jalan iakibat longsor untuk merespon keluhan warga karena sulit beraktivitas.

Perbaikan jalan ini dinilai mendesak karena menjadi akses bagi warga Desa Watas dan Desa Muarasindang Ilir (Suban Atas) dalam berkegiatan.

Selain menghambat roda perekonomian warga, perbaikan jalan amblas tersebut juga sebagai upaya memberikan keselamatan dan kenyamanan bagi warga atau pengguna jalan.

“Saya sudah perintahkan Dinas Pekerjaan Umum da Bina Marga untuk menindaklajutinya. Segera akan diperbaiki menggunakan anggaran Pemprov Sumsel,” kata dia.

Deru mengatakan, pemprov berkomitmen untuk memberikan akses jalan mulus bagi semua ruas jalan di Sumsel termasuk bagi warga OKU Selatan.

“Pemerataan infrastruktur tetap menjadi prioritas kami. Sebab akses jalan bagus dan lancar ini akan bermuara pada kesejahteraan masyarakat,” ujar dia.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur di daerah menjadi perhatian pemprov untuk mewujudkan pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa.

Sementara itu, Kepala Dinas PUBM-TR Provinsi Sumsel, Darma Budhy mengatakan, proses pekerjaan jalan tersebut telah dimulai sejak 1 Juni 2021 untuk proses potong tebing dan pelebaran jalan sepanjang 103 meter dan lebar 5 meter.

“Untuk  saat ini statusnya masih perapian, dan sekarang sudah hampir selesai,” ujarnya.

Setelah itu, dilanjutkan proses pekerjaan pemasangan bronjong sepanjang 15 meter dengan kedalaman lima meter yang sudah dikerjakan sejak 13 Juni 2021.

“Dua pekerjaan ini statusnya tanggap darurat,” ujar dia.
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar