Satu keluarga terjebak di kebun akibat sungai meluap

id aceh besar,terjebak di kebun,terjebak karena debit air sungai

Satu keluarga terjebak di kebun akibat sungai meluap

Petugas sedang mengevakuasi warga yang terjebak di kebun akibat air sungai meluap di kawasan Aceh Besar

Banda Aceh (ANTARA) - Sebanyak 15 orang warga Gampong Lamreung, Kabupaten Aceh Besar, terjebak di kebun karena Sungai Siron yang mereka lintasi airnya meluap akibat tingginya curah hujan pada Minggu sekitar pukul 18.25 WIB.

“Mareka satu keluarga pergi ke kebun dengan menyeberangi sungai sekitar pukul 14.15 WIB, namun saat kembali sungai tidak bisa diseberangi lagi,” kata Personel Pusdalops BPBD Aceh Besar Iqbal di Aceh Besar, Senin.

Rombongan asal Gampong Lamreung, Kecamatan Krueng Barona Jaya, yang terjebak itu adalah Ahmad Busyairi (5), Alifa Khanjia (4), Syahrijal Fitra (7), Raja (14), Raji (14), Nilta Amalia (14), Fauzia (17), Fani Febriana (28), Faisal (46), Yusriati (39), Riski Mariami (34), Wahyudi (41), Bahruddin (42), Farid (14) dan Irfandi (35).

Iqbal menjelaskan petugas piket pemadam BPBD Aceh Besar Pos Induk Sibreh menerima informasi tentang adanya kejadian beberapa warga asal Desa Lamreung pergi ke kebun dengan menyeberangi sungai sekitar pukul 14.15 WIB.

Menurut dia pada saat mereka menyeberangi sungai debit air masih normal dan masih bisa mareka seberangi dengan berjalan kaki dengan ketinggian air pada saat itu sekitar selutut orang dewasa.

Namun pada saat mereka hendak balik dari kebun sekitar pukul 18.25 WIB, tiba-tiba debit air sungai sudah tinggi dan arusnya deras setelah hujan mengguyur di hulu sungai sehingga debit air sungai seketika berubah kencang dan keruh.

“Petugas langsung bergerak ke lokasi kejadian saat menerima informasi, setiba di lokasi kejadian petugas meminta kepada warga tersebut untuk tenang dan tidak panik sambil petugas mencari jalan atau cara untuk bisa mengevakuasi mareka,” katanya.

Ia mengatakan petugas pemadam BPBD Aceh Besar yang juga ikut dibantu personel TNI, Polri dan masyarakat langsung mengaitkan tali dan mengikatnya dengan membentang sungai sebagai tempat pegangan untuk selanjutnya mengevakuasi satu persatu warga yang terjebak tersebut.

Namun sebelum dievakuasi sesuai dengan standar operasi prosedur demi keselamatan dan keamanan satu per satu warga yang akan dilewati dikenakan dulu jaket keselamatan.

“Alhamdulillah seluruh warga tersebut berhasil dievakuasi oleh petugas pada pukul 23.30 WIB dan semuanya dalam keadaan selamat,” kata Iqbal.

Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar