BPBD OKU optimalkan fungsi posko reaksi cepat penanggulangan bencana

id Posko RC, lima kecamatan, rawan bencana alam, relawan siaga, BMKG, BPBD OKU

BPBD OKU optimalkan fungsi posko reaksi cepat penanggulangan bencana

Kepala BPBD OKU, Amzar Kristopa. (ANTARA/Edo Purmana/21)

Baturaja (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, mengoptimalkan fungsi Posko Reaksi Cepat (RC) yang dibentuk di lima kecamatan agar musibah bencana alam dapat ditanggulangi sedini mungkin.

Kepala BPBD Ogan Komering Ulu (OKU), Amzar Kristopa di Baturaja, Jumat, menjelaskan lima kecamatan yang sudah dibentuk Posko RC ini meliputi Kecamatan Ulu Ogan, Pengandonan, Semidang Aji, Lengkiti dan Lubuk Batang.

Posko yang dibentuk beberapa waktu lalu tersebut saat ini sudah difungsikan guna menanggulangi bencana banjir, tanah longsor dan angin puting beliung.

"Bencana alam ini sering kali terjadi di daerah tersebut seperti pada pertengahan April 2021 lalu tanah longsor dan angin puting beliung menerjang ratusan rumah warga OKU," jelasnya.

Oleh sebab itu, BPBD OKU mengoptimalkan fungsi Posko RC untuk memantau dan monitoring agar jika terjadi bencana alam dapat segera ditanggulangi supaya tidak menimbulkan korban jiwa.

Setiap posko saat ini sudah disiagakan 15 orang tim dari BPBD dibantu relawan yang bertugas memberikan pertolongan dan evakuasi jika terjadi bencana alam dalam waktu yang cepat selama 24 jam.

"Mereka berjaga per shift lima orang piket setiap hari mengingat Kabupaten OKU beberapa hari terakhir masih sering turun hujan deras disertai angin kencang," katanya.

Amzar menambahkan, berdasarkan peringatan dini dari BMKG Kabupaten OKU masih berpotensi turun hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang selama beberapa hari kedepan yang berpotensi menimbulkan bencana banjir, tanah longsor serta angin puting beliung.

"Untuk itu masyarakat khususnya di daerah rawan bencana kami imbau agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi bencana alam yang dapat terjadi kapan saja," ujarnya.
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar