Ogan Komering Ilir prioritaskan perbaikan infrastruktur

id oki,ogan komering ilir,kabupaten oki,bupati oki

Ogan Komering Ilir prioritaskan  perbaikan infrastruktur

Ilustrasi - Pekerja melakukan pengaspalan ulang ruas jalan nasional di Trenggalek, Jawa Timur, Rabu (22/5/2019). (ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko/19)

Kayuagung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir menjadikan pemulihan ekonomi dan perbaikan infrastruktur sebagai prioritas dalam pembangunan pada tahun 2022.

Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) Iskandar mengatakan program prioritas itu diharapkan mampu mengatasi masalah daerah, mengembangan potensi daerah serta mendukung capaian pembangunan nasional.

“Prioritas kita masih fokus pada pemulihan ekonomi baik melalui jaring pengaman sosial maupun program padat karya untuk mendorong daya beli masyarakat,” katanya, Jumat.

Iskandar mengemukakan anggaran baik pusat maupun daerah sangat terbatas, sehingga ia berharap kolaborasi antarinstansi maupun swasta untuk mememuhi kebutuhan pembangunan daerah.

“Fokus kita memang di infrastruktur, perbaikan jalan misalnya. Namun demikian skala prioritas karena tidak bisa kita selesaikan dalam satu tahun anggaran,” kata dia.

Apalagi, kata dia, panjang jalan status kabupaten di OKI mencapai 2.037,11 Kilometer. Oleh karena itu, menurut Iskandar, tidak semua pembangunan harus menggunakan APBN dan APBD.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangun Daerah (Bappeda) Kabupaten OKI Makruf mengatakan program kabupaten OKI tahun 2022 sejalan dengan tujuh prioritas nasional.

Adapun tujuh prioritas itu mencakup, peningkatan ekonomi dengan mendorong inovasi potensi lokal, peningkatan produksi pangan yang memiliki nilai tambah, mendorong program padat karya tunai, pengembangan wilayah.

Kemudian, pembangunan SDM berkualitas dan berdaya saing, revolusi mental dan kebudayaan, pembangunan infrastruktur, lingkungan hidup dan ketahanan bencana, stabilitas polhukkam dan transformasi pelayanan publik melalui restrukturisasi dan reformasi birokrasi.

 
Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar