BPOM tingkatkan pengawasan pangan berformalin di Palembang

id bbpom, bpom palembang tingkatkan pengawasan produk pangan berformalin, produk pangan mengandung bahan kimia berbahaya, t

BPOM tingkatkan pengawasan  pangan berformalin di Palembang

Kegiatan pengawasan aktivitas pasar di Palembang. ANTARA/Yudi Abdullah/21

Palembang (ANTARA) - Tim Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Palembang, Sumatera Selatan berupaya meningkatkan kegiatan pengawasan peredaran produk pangan mengandung formalin dan bahan kimia berbahaya lainnya.

Kegiatan pengawasan produk pangan tersebut dilakukan di pasar tradisional dan pasar modern untuk melindungi masyarakat mengonsumsi makanan yang dapat membahayakan kesehatan, kata Kepala Balai Besar POM Palembang, Yosefh Dwi Irwan di Palembang, Rabu.

Dia menjelaskan, produk pangan yang beredar di pasaran perlu dilakukan pengawasan secara ketat, karena hingga kini masih sering ditemukan yang mengandung formalin atau bahan kimia berbahaya lainnya.

Kasus terbaru, timnya mencegah peredaran 20.000 potong tahu mengandung bahan pengawet berbahaya bagi kesehatan jenis formalin dari pedagang pasar tradisional dan pembuatnya di kawasan Bukit Besar Palembang.

Produk pangan yang mengandung bahan kimia berbahaya itu langsung disita agar tidak dikonsumsi masyarakat, sedangkan pedagang dan pembuat tahu berformalin itu diserahan kepada pihak kepolisian untuk diproses sesuai dengan ketentuan hukum, ujarnya.

Menurut dia, untuk mencegah peredaran produk pangan mengandung bahan kimia berbahaya, selain meningkatkan pengawasan di lapangan juga berupaya memproses pedagang dan produsennya sesuai dengan ketentuan hukum.

Kemudian masyarakat selaku konsumen diharapkan untuk teliti sebelum memutuskan untuk membeli suatu produk pangan serta diminta untuk melaporkan kepada aparat kepolisian jika mengetahui ada pedagang atau kegiatan produksi makanan yang menggunakan bahan kimia berbahaya bagi kesehatan di sekitar tempat tinggalnya, kata dia.
Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar