50 anggota Polres Ogan Komering Ulu divaksin

id Vaksinasi tahap pertama pelayanan publik, 50 anggota Polres OKU disuntik vaksin, 5.000 dosis vaksin Sinovac, virus Coron

50 anggota Polres Ogan Komering  Ulu divaksin

Seorang personel Polres OKU disuntik vaksin Sinovac. (ANTARA/Edo Purmana/21)

Baturaja (ANTARA) - Sebanyak 50 anggota Polres Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan disuntik vaksin COVID-19 tahap pertama agar kebal dari penularan virus corona jenis baru itu.

"Untuk tahap pertama pelayanan publik, sebanyak 50 personel Polres OKU (Ogan Komering Ulu) yang disuntik vaksin di Puskesmas Tanjung Agung, Kecamatan Baturaja Barat," kata Kapolres Ogan Komering Ulu AKPB Arif Hidayat Ritonga melalui Kasubag Humas AKP Mardi Nursal di Baturaja, Rabu.

Dia mengemukakan vaksinasi dosis pertama ini akan dilanjutkan secara bertahap terhadap ratusan anggota polres setempat yang memenuhi syarat divaksin.

"Sesuai aturan pemerintah pusat setelah tenaga kesehatan, vaksin Sinovac akan diberikan kepada anggota Polri, TNI AD, dan pelayanan publik lainnya," katanya.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Ogan Komering Ulu Andi Prapto mengatakan saat ini sekitar 5.000 dosis vaksin didistribusikan ke daerah setempat untuk vaksinasi pelayanan publik, antara lain TNI, Polri, dan Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Artinya sebanyak 2.500 TNI, Polri, dan ASN yang disuntik vaksin. Sesuai jadwal vaksinasi untuk pelayanan publik dimulai awal Maret ini sedangkan tahap sebelumnya sebanyak 1.178 tenaga kesehatan di OKU sudah divaksin," katanya.

Pihaknya menargetkan vaksin untuk petugas pelayanan publik selesai pada akhir Maret 2021.

"Kemudian vaksin akan dilanjutkan untuk masyarakat umum," kata dia.

Terkait dengan vaksinasi, ia meminta seluruh masyarakat tidak takut divaksin karena suntikan vaksin tidak memiliki efek samping yang berbahaya bagi tubuh manusia.

"Alhamdulillah sampai detik ini tidak ada keluhan dari tenaga kesehatan yang sudah divaksin," ujarnya.
Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar