BPBD OKU bentuk posko satgas darurat penanggulangan bencana

id BPBD bentuk posko, penanggulangan bencana alam, banjir dan tanah longsor, antisipasi bencana alam saat musim hujan,berita sumsel, berita palembang, an

BPBD OKU bentuk posko satgas darurat penanggulangan  bencana

Arsip- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) siapkan posko terpadu penanganan bencana. (ANTARA/Nirkomala)

Baturaja (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, membentuk posko satuan tugas (satgas) darurat penanggulangan bencana alam banjir, tanah longsor dan angin puting beliung.

Kepala BPBD Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, Amzar Kristopa di Baturaja, Jumat, menuturkan posko satgas darurat bencana alam ini dibentuk di seluruh kecamatan di wilayah setempat.

"Ada 13 kecamatan di OKU yang sudah terbentuk posko satgas untuk menanggulangi bencana alam," katanya.

Pembentukan posko ini berdasarkan surat keputusuan Bupati OKU Nomor 360 Tahun 2020 guna menanggulangi bencana alam saat musim penghujan.

"Apalagi Kabupaten OKU termasuk daerah rawan bencana banjir dan tanah longsor sehingga posko siaga darurat bencana ini perlu dibentuk," kata dia.

Setiap posko tersebut beranggotakan dari jajaran kecamatan setempat dibantu relawan yang bertugas mengantisipasi sekaligus memantau titik rawan bencana alam di wilayah masing-masing.

"Selain itu, mereka akan bertugas membantu BPBD OKU dalam aksi penanggulangan bencana, termasuk mengevakuasi korban," ujarnya.

Menurut Amzar, sejauh ini terdapat beberapa kecamatan di Kabupaten OKU yang rawan bencana banjir yaitu Kecamatan Ulu Ogan, Muara Jaya, Semidang Aji, Baturaja Barat, Baturaja Timur, Lubuk Batang, Peninjauan, Kedaton Peninjauan Raya, Sosoh Buay Rayap dan Lengkiti. Sementara daerah rawan longsor meliputi Ulu Ogan, Muara Jaya, Pengandonan dan sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Ogan di wilayah itu.

"Untuk angin puting beliung sejauh ini baru terjadi satu kasus di Kecamatan Baturaja Barat yang menyebabkan satu rumah warga rusak berat, namun tidak ada korban jiwa," ujar dia.

 

Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar