ACT gandeng komunitas untuk galang dana bagi korban kebakaran di Lahat

id act sumsel,kebakaran lahat,penggalangan donasi,berita sumsel, berita palembang, antara sumsel, antara palembang, antara sumsel hari ini, palembang har

ACT gandeng komunitas untuk galang dana bagi korban  kebakaran di Lahat

Warga Kota Palembang menyampaikan sumbangan bagi korban kebakaran di Lahat melalui relawan ACT Sumatera Selatan, Jumat (9/10/2020). (ANTARA/HO ACT Sumsel)

Palembang (ANTARA) - Lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumatera Selatan menggandeng berbagai komunitas untuk menggalang dana guna membantu korban kebakaran yang menghanguskan 72 rumah di Kabupaten Lahat.

Humas ACT Sumatera Selatan Hening di Palembang, Jumat, mengatakan aksi penggalangan dana bersama komunitas dilakukan di kawasan Jalan Simpang Jakabaring dan Simpang Lima DPRD Sumatera Selatan di Kota Palembang selama tujuh hari berturut-turut.

"Ada 24 komunitas yang bergantian menggalang dana bersama ACT sejak Senin (5/10). Pada hari kedua sudah terkumpul Rp10 juta," katanya.

Komunitas yang membantu penggalangan donasi untuk korban kebakaran antara lain Paguyuban Motor Sriwijaya, Masyarakat Relawan Indonesia, Genlita, LKN Palembang, Mazaa, LDK Al azzam Unitas, Gopala, Teknik Mesin Universitas Tridinanti, KMM Palembang, FOSTAN Palembang, IRMA Palembang, Pemuda/i Hijrah Palembang, Arung Malaka, FOSPAL, FORNUSA, dan GARING.

Tim ACT sudah turun membantu korban bencana kebakaran di Kelurahan Pasar Bawah, Kabupaten Lahat. Kebakaran di daerah itu membuat 100 keluarga kehilangan tempat tinggal.

"Sejak hari pertama tim sudah mendirikan posko, membuat dapur umum, ikut membersihkan puing-puing bangunan dan mengadakan pelayanan kesehatan," kata Hening.

Ia mengatakan bahwa korban kebakaran masih membutuhkan bantuan pangan dan sandang.

Dermawan yang ingin membantu korban kebakaran bisa menyalurkan bantuan ke Yayasan Aksi Cepat Tanggap lewat nomor rekening BNI Syariah 66 0000 5505 atas nama Yayasan Aksi Cepat Tanggap.
Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar