Pemkot Palembang siapkan ribuan vaksin rabies gratis

id Hari anti rabies sedunia, Rabies palembang, dinas pertanian palembang,Rabies, vaksin rabies palembang, vaksin anjing gra

Pemkot Palembang siapkan  ribuan vaksin rabies gratis

Petugas UPT Pusat Kesehatan Hewan Palembang sedang menyuntikan vaksin anti rabies ke seekor kucing, Senin (28/9) (ANTARA/Aziz Munajar/20)

Palembang (ANTARA) - Pemerintah Kota Palembang menyiapkan 2.000 vaksin gratis untuk hewan peliharaan yang berpotensi menularkan penyakit rabies seiring meningkatnya peminat hewan peliharaan.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota (DPKP) Palembang Sayuti, Senin, mengatakan layanan vaksin gratis itu tersedia di Unit Pelayanan Terpadu (UPT) pusat Kesehatan Hewan di Kecamatan Gandus dan klinik-klinik hewan yang sudah bekerja sama.

"Mulai hari ini kami membuka pelayanan vaksin gratis yang kami siapkan sepanjang 2020," katanya di sela peringatan Hari Anti-Rabies Sedunia 2020.

Jumlah vaksin gratis itu lebih banyak dibandingkan vaksin gratis yang diberikan sepanjang 2015-2019, yakni 2.350. Peningkatan jumlah vaksin gratis tersebut harus dilakukan agar target Palembang bebas rabies 2024 tercapai.

Sebab, menurutnya, tren kasus rabies yang disebabkan anjing, kucing dan kera di Kota Palembang sudah menunjukkan penurunan selama empat tahun terakhir.

Data DPKP Palembang menyebutkan kasus gigitan hewan pada 2016 berjumlah 162 kasus, naik menjadi 178 kasus pada 2017, kemudian pada 2018 tercatat 185 kasus dan menjadi 444 kasus pada 2019.

Selama empat tahun tersebut dua orang meninggal dunia akibat rabies, sementara sejak Januari-September 2020 tercatat 125 kasus dengan nol kasus rabies.

"Munculnya kasus gigitan yang berujung rabies bergantung dari pola pemilik hewan dalam merawat peliharaannya, jika hewan stres dan merasa terancam, rentan menggigit dan menyerang pemiliknya, apalagi jika tidak dikandang," kata dia.

Oleh karena itu, Pemkot Palembang akan menyusun regulasi guna mewajibkan pemilik hewan peliharaan memiliki kandang dan tidak melepasliarkan peliharaannya.

"Kami sudah menyusun perwali untuk kewajiban kandang itu, sekarang sedang menunggu persetujuan," ujarnya.
Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar