Pangdam II Sriwijaya Kunker ke Muba, dorong sinergitas cegah COVID-19 dan Karhutla

id pangdam ii,kunker pangdam ii ke muba,muba,karhutla,covid-19,virus corona

Pangdam II Sriwijaya Kunker ke Muba, dorong sinergitas cegah COVID-19 dan Karhutla

Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Irwan didampingi Wakil Bupati Musi Banyuasin (Muba) Beni Hernedi dan segenap pejabat setempat meresmikan rehab Markas Koramil 0401/Muba di Sekayu, Rabu (8/7) (ANTARA/HO-Pemkab Muba)

Sekayu, Muba (ANTARA) - Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Irwan dalam kunjungan kerja bersama rombongan pejabat Kodam ke Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Rabu (8/7) selain meresmikan Markas Koramil 0401/Muba juga mendorong sinergitas bersama pemerintah daerah dalam mencegah COVID-19 dan antisipasi penanggulangan kebakaran hutan, perkebunan, dan lahan. 

Kedatangan Pangdam II disambut Wakil Bupati Beni Hernedi didampingi Ketua DPRD Muba Sugondo dan segenap Forkompinda Muba serta Sekda H Apriyadi.

Wabup Beni Hernedi mengucapkan selamat datang dan menyampaikan terima kasih atas sinergitas yang selama ini terjalin baik antara Pemkab Muba dan TNI.

“Alhamdulillah kerja sama terus terjalin dengan baik. Insya Allah sebagai bentuk komitmen dan sinergitas antara Pemkab Muba dan TNI, terkait pandemi COVID-19 dan karhutla akan terus dimaksimalkan dalam upaya pencegahan dan penanganannya di Wilayah Kabupaten Muba," ungkapnya.

Sementara, Panglima Kodam II/Sriwijaya Mayjen TNI Irwan dalam kesempatan ini menyampaikan bahwa Kabupaten Muba merupakan salah satu daerah rawan kebakaran hutan dan lahan, apalagi di Bayung Lencir. Bagaimana tidak, sesuai pengalaman berbulan-bulan anggota TNI berjibaku memadamkan api, namun tidak padam-padam. Mengingat pada tahun lalu, kemarau cukup panjang.

Dirinya juga berharap Bayung Lencir, dan dua provinsi (Sumsel-Jambi) harus saling koordinasi.

"Saya mengajak seluruh pejabat dan aparatur Pemkab Muba dan masyarakat harus tetap waspada dan menjaga kesehatan di tengah pandemi COVID-19 ini. Saya juga memastikan kesiapan satuan TNI dalam menghadapi karhutla, karena daerah ini rawan kebakaran," kata dia.

 
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar