Lagi, satu pasien positif COVID-19 di Bengkulu meninggal dunia

id COVID-19,virus corona,pasien covid-19 meninggal,covid-19 bengkulu

Lagi, satu pasien positif COVID-19 di Bengkulu meninggal dunia

Data perkembangan kasus COVID-19 yang diumumkan tim gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 Provinsi Bengkulu, Sabtu (04/07/2020). ANTARA/HO-Aspri

Bengkulu (ANTARA) - Tim gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 Provinsi Bengkulu, Sabtu mengumumkan pasien terkonfirmasi positif COVID-19 nomor 124 di daerah itu meninggal dunia.

Juru bicara tim gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 Provinsi Bengkulu Jaduliwan dalam keterangan tertulisnya mengatakan, pasien nomor 124 itu merupakan laki-laki berusia 63 tahun, warga Kota Bengkulu.

"Jadi hari ini ada tambahan satu kasus konfirmasi positif yang meninggal dunia yaitu kasus nomor 124 dengan penyakit penyerta hypertensi," kata Jaduliwan.

Sebelumnya, pasien itu diumumkan terkonfirmasi positif terpapar virus corona jenis baru pada 26 Juni lalu.

Sebelum meninggal, pasien itu mengeluhkan sesak nafas, batuk, mual dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M Yunus Bengkulu.

Jaduliwan memastikan seluruh proses pemulasaran jenazah dilakukan sesuai protokol kesehatan penanganan COVID-19.

"Dengan tambahan kasus yang meninggal ini membuat total kasus positif yang meninggal menjadi 13 orang," jelasnya.

Selain mengumumkan tambahan kasus positif yang meninggal dunia, hari ini tim gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 Provinsi Bengkulu juga mengumumkan satu tambahan kasus konfirmasi positif.

Jaduliwan mengatakan, tambahan kasus dengan nomor 137 merupakan pria berusia 69 tahun, warga Kota Bengkulu.

Kasus ini, kata dia, mengalami gejala klinis yakni lemas, sesak nafas dan saat ini sedang menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD M Yunus Bengkulu.

"Sedangkan kemarin ada tambahan enam kasus yaitu tiga merupakan warga Kota Bengkulu dan tiga lagi warga Kabupaten Kepahiang, jadi total kumulatif kasus positif sebanyak 137 kasus," demikian Jaduliwan.
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar