Polda Sumsel tingkatkan sinergisitas pertahankan zero konflik

id kapolda, polda sumsel tingkatkan sinergisitas pertahankan zero konflik, pertahankan kamtibmas kondusif, kamtibmas, polda susel, momentum hut bhayankar

Polda Sumsel tingkatkan sinergisitas pertahankan zero konflik

Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri S (ANTARA/Yudi Abdullah/20)

Palembang (ANTARA) - Kepolisian Daerah Sumatera Selatan berupaya meningkatkan sinergisitas dengan forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) untuk mempertahankan zero konflik serta kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat yang selama ini bisa dipelihara dengan baik secara bersama-sama.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri S pada peringatan ke-74 Hari Bhayangkara di Palembang, Rabu, mengatakan terpeliharanya kamtibmas yang kondusif dan bisa dicegah konflik di tengah-tengah masyarakat, tidak terlepas dari dukungan Gubernur Sumsel Herman Deru, Ketua DPRD Sumsel Anita Noeringhati, Pangdam II/SWJ Mayjen TNI Irwan, Kajati Sumsel Wisnu Baroto dan anggota Forkopimda lainnya.

 

Jalinan hubungan baik antara jajaran Polda Sumsel dengan Forkopimda di provinsi ini diharapkan bisa ditingkatkan dan semakin akrab sehingga jika terjadi gangguan kamtibmas dapat diatasi dengan cepat secara bersama-sama dan dapat dicegah terjadinya konflik antarmasyarakat.

Untuk meningkatkan sinergisitas dan hubungan baik dengan Forkopimda Sumsel, pada kesempatan itu Kapolda Sumsel memberian penghargaan kepada Gubernur Sumsel, Pangdam ll/Swj, Ketua DPRD Sumsel, Kajati Sumsel, Ketua Pengadilan Tinggi, Danlanud, Danlanal Palembang dan kepada Danrem 044/Gapo.

Sementara mengenai tujuh instruksi Presiden Joko Widodo yang disampaikan pada peringatan Hari Bhayangkarra tahun ini secara virtual serentak di seluruh Tanah Air, siap dilaksanakan bersama jajaran di 17 kabupaten dan kota dalam wilayah hukum Polda Sumsel, ujar Irjen Pol Eko.

Instruksi Presiden Joko Widodo pertama, agar Polri terus memegang teguh serta mengamalkan nilai-nilai luhur Tribrata dan Catur Prasetya dalam setiap pelaksanaan tugas, serta menjaga kehormatan, kepercayaan dan kebanggaan sebagai anggota Polri.

Kedua, terus melakukan reformasi diri secara total, membangun sistem dan tata kelola yang partisipatif, transparan dan akuntabel serta membangun kultur kerja Polri yang profesional, modern dan terpercaya.

Ketiga, terus memantabkan soliditas internal, memperkuat sinergi dengan TNI dan seluruh elemen Pemerintah maupun masyarakat untuk menghadapi tantangan yang semakin kompleks.

Keempat, terus menerapkan strategi proaktif serta tindakan persuasif dan humanis dalam menangani masalah sosial yang terjadi ditengah masyarakat.

Kelima, terus meningkatkan pelayanan publik yang modern dan profesional, melakukan penanganan hukum secara transparan dan berkeadilan sehingga Polri semakin dipercaya masyarakat.

Keenam, terus menjaga kedisiplinan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan agar masyarakat produktif dan aman dari COVID-19.

Ketujuh, harus ikut mendukung proses pemulihan ekonomi nasional sesuai kewenangan Polri dengan penuh tanggung jawab.

 
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar