Tunggakan pelanggan PLN Baturaja mencapai Rp1,6 miliar

id Tunggakan pelanggan PLN, ULP PLN Baturaja, pemutusan jaringan listrik, tempat waktu bayar iuran,pln baturaja,oku,tunggakan pln

Tunggakan pelanggan PLN Baturaja mencapai Rp1,6 miliar

Manager ULP Baturaja, Kabupaten OKU, Achmad Meiledy. (ANTARA/Edo Purmana)

Baturaja (ANTARA) - Tunggakan pelanggan PLN Rayon Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan hingga Juni 2020 tercatat mencapai Rp1,6 miliar.

"Jumlah tunggakan pelanggan PLN Baturaja yang melayani wilayah OKU dan OKU Timur sampai Juni 2020 mencapai Rp1,6 miliar," kata Manager ULP PLN Baturaja, Ogan Komering Ulu (OKU), Achmad Meiledy di Baturaja, Selasa.

Dia menjelaskan, tunggakan tersebut dengan rincian Rp1,2 miliar menunggak satu bulan dan Rp400 juta telat bayar selama dua bulan.

Pelanggan yang menunggak membayar rekening listrik ini terdiri atas tiga kelompok yakni pelanggan yang nunggak selama satu bulan dengan jumlah 10 ribu pelanggan, dua bulan sebanyak 1.160 sambungan dan nunggak tiga bulan 27 pelanggan.

Bagi pelanggan yang nunggak selama satu bulan, lanjut dia, sanksinya akan dikenakan denda masing-masing Rp3 ribu perpelanggan.

"Biasanya setelah kami kirim surat pemberitahuan bahwa sudah nunggak bayar rekening listrik, para pelanggan yang nunggak ini dengan segera melunasi tagihannya," kata Meiledy.

Bagi pelanggan yang sudah nunggak bayar rekening listrik selama dua bulan, kata dia, sanksinya lebih berat yakni diputuskan sambungan listriknya.

"Sesuai aturan mereka harus lunasi tagihannya dulu. Baru listrik di rumah mereka kami sambung lagi," tegasnya.

Sedangkan, bagi pelanggan yang nunggak selama tiga bulan sanksinya berupa pemutusan permanen dan penyitaan Kwh meter.

"Untuk di OKU jumlah pelanggan yang nunggak tiga bulan pada Juni 2020 tercatat sebanyak 27 pelanggan dan 14 dintaranya sudah diputus permanen dan 13 pelanggan baru proses pengajuan ke pusat" tegas dia.

Dia mengatakan, langkah tegas ini dilakukan untuk memotivasi para pelanggan PLN agar konsisten dan tepat waktu memenuhi kewajibannya membayar rekening listrik.
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar