Jambi perkenalkan "asap digital" cegah kebakaran hutan dan lahan

id Polda Jambi,karhutla,asap digital,kebakaran hutan,sosialisasi karhutla,jambi,dinas kehutanan,hutan,pemadaman kebakaran hutan,perusahaan perkebunan

Jambi perkenalkan "asap digital" cegah kebakaran hutan dan lahan

Direskrimsus Polda Jambi, Kombes Pol Edi Faryadi saat menjelaskan program asap digital kepada perusahaan perkebunan di Jambi.(ANTARA/HO-Humas Polda Jambi}

Jambi (ANTARA) - Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Jambi, Kombes Pol Edi Faryadi mewakili Kapolda Jambi, Irjen Pol Firman Shantyabudi memperkenalkan 'asap digital' program pencegahan Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Jambi yang dirancak oleh Kepolisian Jambi kepada para pimpinan perusahaan bidang perkebunan.

"Saat ini kita semua perlunya kebersamaan untuk pencegahan karhutla dengan aplikasi asap digital dengan konsep bisa merekam karhutla yang terjadi di perusahaan perkebunan atau kehutanan dapat termonitor agar bisa segera mencegah karhutla yang lebih meluas," kata Kombes Pol Edi Faryadi, di Jambi Selasa.

Dalam rangka mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan di Propinsi Jambi, dilaksanakanlah rapat pencegahan Karhutla tingkat Provinsi Jambi Tahun 2020 lintas Instansi dan seluruh stakehoulder, Selasa 09/06.

Rapat koordinasi yang dilaksanakan di Dinas Kehutanan Provinsi Jambi dihadiri oleh instansi terkait dan perwakilan beberapa perusahaan di Jambi.

Dalam rapat ini Dirreskrimsus Polda Jambi Kombes Pol Edi Faryadi, menyampaikan bahwa informasi iklim dari BMKG bahwa saat ini sudah masuk musim panas. Pada tahun 2019 penegakan hukum yang selalu diutamakan namun saat ini pola pikirnya perlu diubah bahwa pencegahan yang diutamakan dan perlunya koordinasi dengan dinas terkait dengan perusahaan dan baru langkah terakhir adalah penegakan hukum.

Sementara itu Kadis Perkebunan Provinsi Jambi menyampaikan perusahaan perkebunan di Provinsi Jambi terdapat 180 perusahaan dan perlu didiskusikan untuk tanggung renteng agar ringan pemasangan CCTV untuk aplikasi asap digital.

Namun nanti akan diserahkan kembali kepada pihak perusahaan apakah tanggung renteng atau pasang sendiri-sendiri. Dengan adanya pencegahan karhutla maka penegakan hukum menjadi pilihan terakhir.

Untuk diketahui pihak Telkom Jambi, pada saat ini telah memasang 10 (sepuluh) CCTV perusahaan untuk asap digital dan untuk tower CCTV nanti menggunakan tower Telkomsel serta battery nya juga menggunakan Solar Cell.

Sehingga nantinya setiap perusahaan yang bergabung di asap digital dapat melihat CCTV melalui dashboard dan pusat controller berada di Command Center Polda Jambi, Asap Digital akan disandingkan dengan aplikasi Lancang Kuning dari Polri.
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar