Tukang ojek warga Baturaja Timur tewas mengenaskan dibunuh begal, sepeda motor korban dilarikan

id Buru pelaku begal, tukang ojek, 11 luka tusukan, Polres OKU, di dalam selokan

Tukang ojek warga Baturaja Timur tewas mengenaskan dibunuh begal,  sepeda motor korban dilarikan

Ilustrasi begal motor (ANTARA News/Handry Musa/2016)

Saat ditemukan korban sudah tewas dan sepeda motor miliknya jenis Revo sudah dibawa lari oleh pelaku yang diduga berjumlah dua orang tersebut
Baturaja (ANTARA) - Satreskrim Polres Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan memburu pelaku begal yang merampas sepeda motor milik M Derun (69), warga Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Baturaja Timur seorang tukang ojek hingga korban meninggal dunia.

"Saat ini anggota kami sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengejar pelaku," kata Kapolres Ogan Komering Ulu (OKU), AKBP Arif Hidayat Ritonga melalui Kabag Humas, AKP Mardinursal di Baturaja, Selasa.

Dia mengemukakan, peristiwa begal tersebut dialami korban saat melintas di kawasan Jalan Lintas Sumatera tepatnya di depan Gedung Olahraga Baturaja (GOR) pada Selasa (12/05) sekitar pukul 06.30 WIB.

"Korban ditemukan tewas mengenaskan di dalam selokan jalan masuk halaman GOR Baturaja," katanya.

Saat ditemukan korban mengalami 11 luka tusukan senjata tajam di sekujur tubuhnya hingga meninggal dunia di TKP.

"Saat ditemukan korban sudah tewas dan sepeda motor miliknya jenis Revo sudah dibawa lari oleh pelaku yang diduga berjumlah dua orang tersebut," katanya.

"Anggota kami sudah melakukan olah TKP termasuk memanggil sejumlah saksi untuk mengejar pelaku," tegasnya.

Sementara itu, menurut Ernawati (40), anak sulung korban saat ditemui di kamar mayat RSUD Ibnu Sutowo Baturaja mengaku sama sekali tidak punya firasat buruk kalau ayahnya akan bernasib tragis seperti itu.

Erna mengatakan, ayahnya memang bekerja sebagai tukang ojek yang kerap mangkal di kawasan Bakung dan motor yang dipakainya ngojek terbilang baru, namun masih kredit.

"Motor yang dipakai ayah adalah Revo Fit, nopolnya saya tidak hafal. Saya berharap pelaku segera ditangkap dan dihukum seberat-beratnya," tegasnya.
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar