Kasus positif COVID-19 di Sumsel meninggal jadi delapan orang, hari ini masing-masing satu dari Musi Rawas dan Muara Enim

id covid sumsel,covid-19,pasien covid meninggal,kasus covid-19 meninggal,info sumsel,virus corona,gugus tugas,update covid sumsel

Kasus positif COVID-19 di Sumsel meninggal jadi delapan orang, hari ini masing-masing satu dari Musi Rawas dan Muara Enim

ilustrasi (ANTARA/HO)

Kasus 154 belum ada informasi penyakit penyerta, sedangkan kasus 221 ada penyakit ginjal
Palembang (ANTARA) - Kasus positif COVID-19 meninggal di Sumsel bertambah dari enam orang pada 6 Mei menjadi delapan orang per 7 Mei 2020, penambahan itu berasal dari Kabupaten Musi Rawas dan Muara Enim.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Sumsel Yusri di Palemban, Kamis, mengatakan tambahan kasus meninggal yakni kasus kasus 154 (perempuan usia 61 tahun) asal Musi Rawas dan kasus 221 (perempuan 53 tahun) dari Muara Enim.

"Kasus 154 belum ada informasi penyakit penyerta, sedangkan kasus 221 ada penyakit ginjal," ujar dia.

Kasus 154 diketahui berasal dari Desa Taba Renah, Kecamatan Selangit Kabupaten Musi Rawas yang meninggal pada 26 April di RS Sobirin Lubuklinggau dengan status PDP.

Korban diumumkan positif COVID-19 pada 1 Mei dengan status penularan lokal berdasarkan uji swab, namun baru terdata meninggal pada hari ini (7/5), saat perawatan korban disebut mengalami sesak napas dan sempat demam tinggi tiga hari sebelum masuk rumah sakit.

Baca juga: Kasus positif COVID-19 di Lubuklinggau bertambah delapan orang, tertinggi kedua di Sumsel

Baca juga: Zona hijau COVID-19 di Sumsel tersisa tiga kabupaten, gugus tugas ingatkan jangan bangga dulu

Sedangkan kasus 221 asal Muara Enim merupakan warga Kecamatan Lawang Kidul yang meninggal di RS Charitas Palembang pada Rabu malam (6/5) dan telah dikebumikan dengan protokol COVID-19 malam itu juga di Desa Tegal Rejo Muara Enim.

Namun korban baru diumumkan positif COVID-19 pada hari ini dengan status penularan lokal berdasarkan uji swab dan menjadi kasus meninggal ke delapan di Sumsel.

Delapan kasus meningal di Sumsel tersebar di Kota Palembang (dua orang), serta Prabumulih, Banyuasin, OKU Timur, OKI, Musi Rawas, dan Muara Enim masing-masing satu orang.

Gugus tugas meminta masyarakat tidak panik dengan tambahan kasus meninggal, sebab rasionya masih lebih kecil dibandingkan jumlah kasus sembuh yakni 47 orang per 7 Mei.

Baca juga: Update 7 Mei: Kasus positif COVID-19 di Sumsel terus bertambah menjadi 227 orang, meninggal bertambah dua orang

"Masyarakat lebih fokus dengan langkah-langkah pencegahan seperti yang dianjurkan pemerintah, ikuti saja itu maka wabah ini segera selesai, kuncinya ada pada masyarakat sendiri," harap Yusri.

Sementara kasus positif COVID-19 Sumsel pada 7 Mei kembali bertambah menjadi 227 orang, tersebar di Kota Palembang (zona merah) dengan 127 kasus, disusul Lubuklinggau (zona merah) 23 kasus, Banyuasin (zona kuning) 14 kasus, Prabumulih (zona merah) 12 kasus, Kabupaten Ogan Komering Ilir (zona kuning) 11 kasus, dan OKU (zona merah) 11 kasus.

Sedang kasus lainnya tersebar di delapan wilayah zona kuning, yakni  Ogan Ilir (tujuh), Musi Rawas (tiga), Muara Enim (tiga), Muratara (dua), serta Lahat, Musi Banyuasin, Pagaralam, dan OKU Timur masing-masing satu kasus, khusus dari luar Sumsel namun dirawat di Sumsel sebanyak sembilan kasus.
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar