Glenn di dalam film Indonesia

id glenn fredly,film indonesia,lagu film,sountrak film,berita sumsel, berita palembang, antara sumsel, antara palembang, antara sumsel hari ini, palemban

Glenn di dalam film Indonesia

Glenn Fredly. ANTARA/Instagram/@erickthohir/aa.

Jakarta (ANTARA) - Kehadiran Glenn Fredly tak hanya bisa dirasakan lewat lagu-lagu cintanya yang terkenal. Glenn juga aktif sebagai produser film dan pencipta sekaligus penyanyi lagu-lagu tema film layar lebar. Di luar itu, sosok Glenn juga sempat muncul di beberapa film layar lebar Tanah Air. 

Yang terbaru adalah film "Pretty Boys". Film arahan Tompi ini dimainkan oleh Vincent Rompies dan Deddy Mahendra Desta.

Vincent-Desta juga menjadi produser film 2019 ini. Glenn muncul sebagai cameo di sini, menjadi pengamen yang menarik perhatian penonton.

Duo Vincent dan Desta yang dikenal sebagai pembawa acara di sebuah saluran televisi tak kuasa menahan air mata dalam siaran langsung semalam.

"Respek sebesar-besarnya kakak bung! Rest in peace," kata Vincent.

Glenn Fredly juga pernah berakting di film "?" (Tanda Tanya) garapan sutradara Hanung Bramantyo. Film ini mengangkat tema pluralisme agama di Indonesia. Glenn berperan sebagai pria Katolik bernama Doni yang jatuh cinta kepada gadis konver Katolik.

Ia turun tangan sebagai produser di film “Cahaya dari Timur” dan tampil juga di depan layar.

Pada 2014, dalam sebuah wawancara Glenn Fredly mengatakan dia tak pernah punya keinginan untuk terjun lebih dalam sebagai seorang aktor.

Dalam "Cahaya Dari Timur", perannya tak terlalu banyak. Lagipula, Glenn juga menjadi produser di film itu.

"Di film ini 'kecelakaan' karena pemain enggak bisa hadir, akhirnya gue harus menggantikan," ujar Glenn.

Glenn juga aktif menjadi produser film. Bersama sutradara Angga Dwimas Sasongko, Glenn menjadi produser untuk film "Surat dari Praha" di mana dia juga membuat empat lagu yang mengilhami film tersebut.

Selain itu, musik dalam film "Filosofi Kopi" juga diproduseri oleh Glenn Fredly.

 
Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar